Cekik hingga Banting Istri, Pria di Palembang Dilaporkan atas Dugaan KDRT

AKURAT.CO SUMSEL Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial HG (31) melaporkan suaminya sendiri, SG, ke Polrestabes Palembang setelah mengaku menjadi korban penganiayaan hingga mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh.
Dengan kondisi wajah yang masih menyisakan memar, warga Kecamatan Ilir Barat I itu mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu (5/8/2026). Ia berharap laporan yang dibuat dapat segera diproses oleh aparat kepolisian.
Dalam laporannya, HG mengungkapkan dugaan KDRT itu terjadi di rumah mereka di kawasan Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.
Menurut pengakuannya, peristiwa bermula saat dirinya dan sang suami terlibat pertengkaran. Situasi yang awalnya hanya adu mulut disebut semakin memanas hingga berujung pada dugaan aksi kekerasan.
"Awalnya kami bertengkar. Saat itu dia ingin mengajak saya berbicara, tetapi saya menolak sehingga dia emosi," ujar HG kepada petugas kepolisian.
Baca Juga: Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Sekolah, Ibu di Palembang Tempuh Jalur Hukum
HG mengaku tidak menyangka pertengkaran tersebut berubah menjadi tindakan kekerasan. Ia mengatakan suaminya diduga mencekik, memukul, mencengkeram kedua lengannya, hingga membanting tubuhnya ke lantai.
"Saya tidak bisa melawan. Saya dicekik, dipukul, lalu dibanting," tuturnya.
Akibat kejadian itu, HG mengalami memar di mata kanan, lengan kiri, tangan kanan, lecet di bagian leher, serta luka pada pinggang sebelah kiri. Luka yang dialaminya membuat korban harus menjalani perawatan medis selama dua hari di RS Charitas Palembang.
Merasa tidak terima atas perlakuan yang dialaminya, HG akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan sang suami ke Polrestabes Palembang.
"Saya berharap laporan ini segera ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku," katanya.
Sementara itu, petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Rifki Syerif Reza Afifi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan KDRT tersebut.
"Laporan korban sudah kami terima. Selanjutnya akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Rifki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Seluruh Sumsel Berpotensi Hujan Besok, Palembang Termasuk
- 2PKH, BPNT, hingga Beras 30 Kg Siap Cair September 2026, Bagaimana BLT Kesra?
- 3Daftar Tanggal Merah 2027: Ada Potensi Libur Panjang hingga 10 Hari Berturut-turut
- 4Ramalan 5 Zodiak Hari Ini, Senin 21 September 2026: Ada Peluang Asmara hingga Karier
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Tipis Hari Ini Usai Sepekan Stagnan
- 6Kronologi PNS Inspektorat OKI Ditusuk Istri hingga Tewas, Bayi 6 Bulan Ikut Terluka
- 75 Fakta Menarik Film Istimewa, Sejarah Baru Layar Lebar Indonesia dengan Tema Inklusivitas
- 8Ramalan Zodiak Libra Akhir Pekan: Romansa Jadi Sorotan, Saatnya Lebih Terbuka pada Perasaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









