Sumsel

Ini Kata Kapolrestabes Palembang Soal Remaja yang Kena Peluru Nyasar: Kami Masih Menyelidiki

Maman Suparman | 5 Maret 2025, 14:00 WIB
Ini Kata Kapolrestabes Palembang Soal Remaja yang Kena Peluru Nyasar: Kami Masih Menyelidiki

AKURAT.CO SUMSEL Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun menjadi korban dugaan peluru nyasar dalam insiden yang terjadi di Jembatan Ogan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Selasa (4/3/2025) pagi.

Korban, berinisial A, mengalami luka tembak di bagian pinggang belakang sebelah kanan dan masih menunggu tindakan medis lebih lanjut di rumah sakit.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, memastikan bahwa pihak kepolisian tengah mengusut asal proyektil yang bersarang di tubuh korban.

"Kami masih menyelidiki untuk menentukan sumber proyektil dan tipe senjata yang digunakan. Sementara itu, Polsek Kertapati terus memantau kondisi korban di rumah sakit," ujar Kombes Pol Harryo, Rabu (5/3/2025).

Berdasarkan dugaan awal, peristiwa ini diduga berkaitan dengan tawuran antar kelompok yang melibatkan penggunaan senjata api rakitan. Namun, kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik insiden ini.

Baca Juga: Pelaku Begal di Palembang yang Tewas Ditembak Ternyata Otak Aksi Keji ini, Rupanya Bukan Pemain Baru

"Kami belum dapat memastikan apakah insiden ini murni akibat tawuran atau ada faktor lain yang mendasarinya. Saat ini, kami masih mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi," tambahnya.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Deden (18), yang juga teman korban, insiden terjadi saat mereka tengah berdiri di atas Jembatan Ogan.

"Kami lagi ngobrol, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras. Seketika A terjatuh ke tanah. Kami langsung membawanya ke rumah sakit," ujar Deden.

Sementara itu, Erni, nenek korban, mengaku awalnya tidak percaya dengan kabar yang disampaikan oleh teman-teman cucunya.

"Kawannya datang dan bilang kalau A tertembak. Saya langsung panik dan setelah dicek, memang benar dia sudah dibawa ke rumah sakit," katanya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia