Sumsel

Begal Bermobil Teror Palembang, Driver ShopeeFood Kehilangan Motor

Maman Suparman | 3 Maret 2025, 15:00 WIB
Begal Bermobil Teror Palembang, Driver ShopeeFood Kehilangan Motor

AKURAT.CO SUMSEL Masyarakat Palembang dibuat resah dengan maraknya aksi begal yang belakangan ini viral di media sosial.

Modus operandi para pelaku terbilang baru, di mana mereka menggunakan mobil untuk memepet korban yang mengendarai sepeda motor sebelum melakukan perampasan.

Berdasarkan laporan warga yang beredar, aksi begal bermobil ini terjadi di beberapa lokasi, termasuk kawasan Talang Kepuh, Jalan Noerdin Panji, dan Underpass Simpang Patal.

Peristiwa ini tidak hanya terjadi pada malam atau dini hari, tetapi juga siang hari, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat.

Salah satu korban yang telah mengalami kejadian ini adalah seorang pengemudi ShopeeFood bernama Ahmad Syahrial (31), warga Jalan Mayor Zen, Lorong Tanah Abang, Kalidoni, Palembang.

Ahmad harus kehilangan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG 3625 AEK serta satu dus mi instan milik pelanggan setelah dirampas tiga pelaku yang turun dari sebuah mobil berwarna putih.

Ahmad mengisahkan insiden yang menimpanya pada Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Talang Kepuh. Saat itu, ia tengah mengantarkan tiga dus mi instan kepada pelanggan. Namun, di tengah perjalanan, sebuah mobil putih tiba-tiba memepet dan menyalipnya.

Baca Juga: Jelajah Sungai Musi Sambil Ngabuburit Bersama Ketek Wisata Palembang

"Mereka langsung memepet saya dari depan, lalu tiga orang keluar. Dua di antaranya membawa senjata tajam, satu lagi tetap di dalam mobil sebagai sopir," ujar Ahmad, Senin (3/3/2025).

Ahmad tidak dapat melawan karena para pelaku menodongkan celurit dan pisau dapur ke arahnya. Dalam kondisi terancam, ia hanya bisa pasrah saat sepeda motor dan barang bawaannya dirampas. Beruntung, ia tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.

"Dua dus mi lainnya terjatuh di lokasi kejadian, sementara salah satu pelaku tanpa sengaja meninggalkan pisaunya di sana. Setelah insiden itu, saya segera menghubungi pelanggan untuk memberitahu bahwa saya telah menjadi korban pembegalan," tambahnya.

Ahmad mengaku tidak sempat melihat dengan jelas merek atau jenis mobil yang digunakan pelaku karena masih dalam kondisi syok.

Namun, ia memastikan bahwa kendaraan tersebut berwarna putih dan para pelaku berjumlah empat orang dengan rentang usia sekitar 30 hingga 40 tahun

Setelah kejadian, Ahmad segera melaporkan insiden tersebut ke Polsek Gandus dan menyerahkan pisau yang tertinggal di lokasi kejadian sebagai barang bukti untuk membantu penyelidikan.

"Saya sudah melapor ke Polsek Gandus di hari yang sama. Pisau yang tertinggal sudah saya serahkan ke polisi, tapi barang pesanan pelanggan dikembalikan ke penjual," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Gandus AKP Firmansyah dan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Yunar Hotma Parulian belum memberikan pernyataan terkait perkembangan kasus ini. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia