Sumsel

Anak Majikan Dianiaya, Babysitter di Palembang Ditangkap Polisi

Maman Suparman | 31 Januari 2025, 16:00 WIB
Anak Majikan Dianiaya, Babysitter di Palembang Ditangkap Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Seorang babysitter di Palembang berinisial AR (50) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap dua anak majikannya yang masih di bawah umur.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang menaikkan status hukum AR setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim AKBP Yunar Parulian Sirait, mengungkapkan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah polisi mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa tiga orang saksi.

"Motif tersangka diduga karena kesal tidak diberikan izin pulang oleh majikannya," ujar Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Jumat (31/1/2025).

Aksi penganiayaan terhadap kedua anak majikan diketahui melalui rekaman CCTV di rumah korban. Dalam rekaman tersebut, terlihat AR melakukan kekerasan terhadap dua anak majikannya.

"Ada dua korban. Anak pertama dipukul di bagian lengan, sedangkan anak yang lebih kecil, berusia 11 bulan, ditampar di bagian pipi," ungkap Kombes Pol Harryo Sugihhartono.

Saat ini, kepolisian masih melengkapi berkas perkara serta alat bukti untuk diserahkan ke kejaksaan sebelum diajukan ke persidangan.

Baca Juga: Diduga Dianiaya Oleh Baby Sister, Seorang Ayah Kandung di Palembang Lapor Polisi

Kasus ini mencuat setelah seorang ayah bernama Jemmy (34), warga Jalan Dwikora, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, melaporkan babysitter tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada Rabu (29/1/2025).

Jemmy mengungkapkan bahwa insiden penganiayaan terjadi di rumahnya di kawasan Boulevard Citra Grand City The Pavilion, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, pada Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 14.28 WIB.

Menurutnya, kejadian bermula saat anaknya yang masih kecil berada dalam pengasuhan AR. Namun, tiba-tiba anaknya menangis, dan tanpa alasan yang jelas, pengasuh tersebut langsung menampar pipinya, mendorong, serta menindihnya.

"Mendengar tangisan anak saya, saya langsung mengecek rekaman CCTV dan melihat kejadian tersebut. Saat itu juga, saya langsung mendatangi rumahnya bersama pihak keamanan dan melaporkan kejadian ini ke polisi," ujar Jemmy. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia