Sumsel

Modus Penipuan KTP Digital Sasar Warga Palembang, Uang Pinjol Rp10 Juta Raib Sekejap

Maman Suparman | 22 Desember 2025, 20:00 WIB
Modus Penipuan KTP Digital Sasar Warga Palembang, Uang Pinjol Rp10 Juta Raib Sekejap

AKURAT.CO SUMSEL Modus penipuan dengan mencatut nama instansi pemerintah kembali memakan korban.

Kali ini, seorang warga Plaju, Palembang, berinisial ATG (31), harus menanggung kerugian besar setelah terjebak tipu daya pelaku yang mengaku sebagai petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Peristiwa ini telah dilaporkan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Senin (22/12/2025).

Kejadian bermula pada Rabu (17/12/2025), saat korban dihubungi oleh orang tak dikenal melalui sambungan telepon. Pelaku berdalih ingin membantu korban melakukan pembaruan data untuk KTP Digital.

Di bawah arahan pelaku, korban diminta mengunduh sebuah aplikasi melalui Google Playstore.

Tak menaruh curiga, korban kemudian mengikuti instruksi untuk mengisi data pribadi, mengunggah foto KTP, hingga melakukan verifikasi wajah di dalam aplikasi tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Bencana dan Nataru, PU Bina Marga Sumsel Siagakan Alat Berat serta Jembatan Bailey

"Pelaku sempat mengarahkan saya membeli materai online, tapi gagal karena saya tidak punya rekening bank tertentu saat itu," ungkap ATG di hadapan petugas.

Kejanggalan mulai terungkap saat korban tiba-tiba menerima pesan WhatsApp berisi tagihan dari aplikasi GoPay Pinjam sebesar Rp2.112.057. Dalam tagihan tersebut, disebutkan bahwa korban telah mencairkan pinjaman modal usaha senilai Rp10 juta melalui rekening sebuah bank swasta.

Merasa tidak pernah meminjam uang maupun memiliki rekening di bank yang dimaksud, ATG segera mendatangi bank terdekat untuk melakukan klarifikasi.

"Pihak bank menyatakan bahwa sudah ada rekening dan aplikasi mobile banking yang aktif atas nama saya. Namun, setelah ditelusuri, ada perbedaan pada data nama ibu kandung," tambahnya.

Nahas, saldo pinjaman sebesar Rp9.850.000 yang masuk ke rekening bodong tersebut diketahui telah dikuras dan ditransfer oleh pelaku ke rekening bank lain atas nama orang lain.

Pihak kepolisian melalui Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penipuan ini. Laporan tersebut kini tengah diproses untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Laporan sudah kami terima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti," jelas Ipda Ammar. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia