Sumsel

Penyiram Air Keras ke Lansia di Palembang Ditangkap, Motif Diduga Dendam Keluarga

Maman Suparman | 19 Juli 2025, 17:45 WIB
Penyiram Air Keras ke Lansia di Palembang Ditangkap, Motif Diduga Dendam Keluarga

AKURAT.CO SUMSEL Pelarian Firwanto (27), pelaku penyiraman air keras terhadap pria lanjut usia di Palembang, akhirnya berakhir. Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil meringkus pelaku yang tega menyiramkan cairan berbahaya ke wajah korban di depan rumahnya sendiri.

Firwanto ditangkap setelah dilakukan penyelidikan intensif pasca kejadian yang menimpa korban Idham Aziz (66), warga Jalan Residen Najamudin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang.

Insiden ini terjadi pada Kamis malam (10/7/2025) sekitar pukul 22.38 WIB dan terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di rumah korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun mengatakan, kasus ini menjadi perhatian khusus Kapolda Sumsel sehingga proses penyelidikan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.

“Kasus penyiraman air keras ini mendapat atensi langsung dari Kapolda. Kami langsung bergerak cepat setelah korban melapor,” ujar Johannes dalam konferensi pers di Mapolda Sumsel, Jumat (18/7/2025).

Firwanto yang merupakan warga Jalan Penyaringan, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, diketahui sebagai eksekutor atau pelaku langsung dalam aksi kekerasan tersebut.

Baca Juga: Viral! Sopir Truk Tabrak Motor di Simpang Bandara Palembang, Kabur Tanpa Plat Nomor

Ia merupakan residivis kasus narkoba pada 2020 dan kali ini kembali berurusan dengan hukum atas aksi keji terhadap lansia.

“Motif pelaku diduga karena dendam terhadap keluarga korban,” jelas Johannes.

Dari rekaman CCTV, tampak dua pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Blade.

Firwanto turun dari motor dan langsung menyiramkan cairan diduga cuka parah ke arah korban yang sedang berada di teras rumah. Sementara rekan pelaku tetap standby di atas motor dengan mesin menyala, siap melarikan diri usai aksi keji dilakukan.

Saat ditanya apakah Firwanto bertindak sendiri atau merupakan suruhan pihak lain, Johannes menyatakan penyidik masih mendalami lebih lanjut.

“Kami masih dalami kemungkinan adanya dalang atau orang yang menyuruh. Tapi yang jelas, Firwanto adalah pelaku langsung yang menyiramkan air keras ke korban,” tegasnya.

Polda Sumsel menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, terlebih yang mengakibatkan luka berat seperti kasus penyiraman air keras, akan ditangani secara serius dan cepat.

“Atensi Kapolda jelas, setiap tindak pidana kekerasan di Sumsel harus segera ditindaklanjuti,” tambah Johannes.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia