Sumsel

Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Rp200 Ribu per Suku Hari Ini

Septiyanti Dwi Cahyani | 24 Februari 2026, 13:30 WIB
Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Rp200 Ribu per Suku Hari Ini
Ilustrasi toko emas (Unsplash)

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang di sejumlah toko mengalami penurunan signifikan hari ini.

Penurunan harga berkisar Rp100 ribu-Rp200 ribu per suku.

Untuk harga tertinggi kini dibanderol Rp16,3 juta per suku.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Debut John Herdman Jadi Sorotan

Sementara untuk harga terendah ada di angka Rp16 juta per suku.

Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga: Sejumlah Titik di Palembang Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini Imbas Pemeliharaan Jaringan

Toko Laris Pasar 16

Harga emas di Toko Laris turun Rp200 ribu hari ini.

Untuk kalung dan gelang naik jadi Rp16,2 juta per suku.

Baca Juga: Ragam Kegiatan Masjid Besar Palembang Selama Ramadan: Bagi Takjil Gratis Sampai Pesantren Kilat

Sedangkan cincin jadi Rp16,3 juta per suku.

Harga tersebut sudah termasuk ongkos produksi perhiasan dengan emas kadar 22 karat atau 92 persen.

Toko Anda Palembang

Baca Juga: Tiga Tahun Terakhir, Asupan Energi Orang Sumsel Stabil di Atas Standar

Penurunan harga emas juga terjadi di Toko Anda.

Hari ini, emas perhiasan di toko Anda dibanderol Rp16 juta per suku atau turun Rp100 ribu dari harga kemarin, Senin (23/2/2026).

Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan dan belum termasuk biaya potongan penjualan sebesar 4 persen dari harga emas.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Bukber Berhadiah di Palembang, Voucher, Sepeda Listrik, TV hingga Emas Logam Mulia

Penyebab Harga Emas Berubah-ubah

Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.

Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.

Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.