Sumsel

Hilang Saat Menemani Adik Sakit, Putri Aisyah Nur Dicari Keluarga

Maman Suparman | 14 November 2025, 15:55 WIB
Hilang Saat Menemani Adik Sakit, Putri Aisyah Nur Dicari Keluarga

AKURAT.CO SUMSEL Kekhawatiran mendalam menyelimuti keluarga Muhammad Belli (46) setelah putri sulungnya, Putri Aisyah Nur (21), tidak kunjung kembali sejak dua hari lalu.

Perasaan cemas itu mendorong Belli mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan orang hilang pada Jumat (14/11/2025) siang.

Belli menuturkan, Putri terakhir kali terlihat pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 13.00 di sebuah rumah di Jalan Dr AK Gani, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Saat itu, ia meminta Putri menjaga adiknya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Awalnya anak saya menjaga adiknya yang sakit bersama ibunya,” ujar Belli saat memberikan keterangan kepada petugas.

Namun pada malam hari, saat istri Belli terbangun, Putri sudah tidak berada di kamar tempatnya menunggu sang adik. Kejadian itu sontak membuat keluarga panik dan langsung berupaya mencari keberadaannya.

Baca Juga: Karhutla Sumsel Tembus 5.200 Hektare di 2025, Tren Tiga Tahun Ungkap Pola Mengkhawatirkan

“Sempat saya cari ke rumah keluarga dan teman-temannya, tapi tidak ada yang tahu. Makanya saya putuskan melapor ke polisi,” kata Belli.

Putri Aisyah Nur memiliki ciri-ciri rambut lurus, tinggi sekitar 155 cm, berat badan 60 kg, berkulit sawo matang, dan saat pergi menggunakan sweater lengan panjang hitam serta celana jeans hitam.

Belli berharap warga Palembang yang melihat atau mengetahui keberadaan anaknya dapat menghubungi nomor 082377888338.

Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, didampingi Ipda Ammar dari Unit Pamapta, membenarkan telah menerima laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia