Sumsel

Kapolda Sumsel: Masyarakat yang Dirugikan dalam Kasus Viral Rendang 200 Kg Diminta Lapor Polisi

Maman Suparman | 22 Maret 2025, 17:00 WIB
Kapolda Sumsel: Masyarakat yang Dirugikan dalam Kasus Viral Rendang 200 Kg Diminta Lapor Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Andi R. Djajadi meminta masyarakat Kota Palembang yang merasa dirugikan akibat insiden viral konten kreator Willie Salim untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian.

"Video ini sudah viral di media sosial. Saya mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor ke kepolisian," ujar Irjen Pol Andi R. Djajadi, Sabtu (22/3/2025).

Menurutnya, laporan dari masyarakat akan membantu pihak berwajib dalam menindaklanjuti kasus ini dengan lebih cepat.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Sentil Willie Salim: Ini Bukan Salah Masyarakat, Tapi Sengaja Dibuat

"Dengan adanya laporan resmi, kepolisian bisa segera melakukan langkah yang diperlukan. Prosesnya sangat sederhana," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa insiden viral bagi-bagi rendang 200 kg oleh kreator konten Willie Salim bukan kesalahan warga Palembang, melainkan sengaja dibuat untuk menciptakan polemik.

"Wong kito yang salah? Tidak. Itu memang dia sengaja," ujar Deru.

Baca Juga: Willie Salim Klarifikasi Soal Rendang Hilang: Saya Tidak Rekayasa Apa Pun

Ia menilai perdebatan di media sosial dapat merusak citra masyarakat Palembang, terutama jika disalahartikan oleh generasi muda.

"Mereka bisa menganggap konten itu benar, padahal hanya upaya mencari keuntungan," tambahnya.

Sebelumnya, video viral tersebut menunjukkan rendang yang disiapkan untuk berbuka puasa bersama habis dalam sekejap, memicu stigma negatif terhadap warga Palembang.

Willie Salim sendiri telah mengklarifikasi bahwa kejadian itu akibat kurangnya persiapan, bukan kesalahan masyarakat. (Deny Wahyudi)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia