Fakta dan Kronologi Lengkap Pembunuhan Bos Kemplang di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengungkapkan kronologi lengkap pembunuhan bos kemplang di Palembang.
Dalam rilis resmi Polrestabes Palembang pada Kamis (4/12/2025) menjelaskan, sejak Oktober 2025 Dian sudah mengintai lingkungan tempat usaha korban. Ia berkeliling dari kawasan Jalan Dempo hingga akhirnya mengincar ruko milik Darma yang terlihat sepi.
“Selama sekitar dua minggu, pelaku mempelajari pola aktivitas korban, waktu datang dan pulang,” ujar Harryo.
Selasa (25/11/2025) malam, sekitar pukul 19.30 WIB, Dian menunggu di lorong samping ruko dengan membawa pisau berbentuk sabit. Begitu Darma datang berjalan kaki dan hendak membuka pintu rolling door, pelaku mendekat sambil kembali menanyakan pekerjaan.
Merasa diusir dan dihina, Dian langsung menyerang ketika pintu ruko baru terbuka sedikit. Pelaku mencekik leher korban lalu mendorong hingga terjatuh terlentang di lantai.
“Pelaku kemudian menggorok leher korban sampai meninggal di tempat,” beber Kapolrestabes.
Usai menghabisi Darma, Dian menutup pintu dan mengambil dua ponsel serta dompet korban. Ia lalu mencuci jejak di kamar mandi sebelum naik ke lantai dua.
Teriakan Yeni yang meminta tolong membuat pelaku kembali beringas. Saat istri korban hendak melarikan diri, Dian menarik rambut dari belakang dan menggores leher Yeni hingga roboh bersimbah darah.
Di lantai atas, tiga penghuni lainnya keluar seorang pria lanjut usia, seorang wanita lansia, dan anak perempuan. Mereka nyaris ikut menjadi korban.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Pengusaha Kemplang di Palembang Ditangkap di Bandung Setelah Buron Sepekan
Dalam kepanikan, Dian menemukan sebuah pistol di atas meja. Senjata itu kemudian diacungkannya ke arah tiga orang tersebut.
“Mereka diancam agar menyerahkan uang. Seorang perempuan bernama Valina memberikan dompet berisi Rp2 juta,” jelas Harryo.
Setelah mencoba mencari barang berharga lain namun tak berhasil, Dian turun dan kabur melalui pagar samping ruko.
Dalam pelarian, ia membuang sejumlah barang bukti sebelum akhirnya melarikan diri ke Bandung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







