Guru SMP di Palembang Disekap dan Diancam dengan Pistol, Begini Kronologinya

AKURAT.CO SUMSEL Seorang guru SMP Negeri 1 Palembang, Marlita Yuana (55), mengalami penyekapan dan ancaman pembunuhan oleh rekan seprofesinya.
Pelaku, seorang guru olahraga berinisial TT (30), diduga mengancam korban dengan senjata tajam (sajam) dan pistol di lingkungan sekolah.
Kejadian puncak terjadi pada Selasa (4/2/2025) pagi. Saat tiba di sekolah sekitar pukul 06.00 WIB, Marlita langsung dihampiri pelaku. Ia kemudian digiring ke ruang guru, di mana pintu dikunci dan diganjal agar tak bisa keluar.
“Saya dikurung sejak jam 6 pagi, pintu diganjal, dan dia terus menceramahi saya. Dia bahkan mengancam akan mencabut nyawa saya,” ujar Marlita saat diwawancarai.
Baca Juga: Seorang Wanita Kehilangan Sepeda Motor Saat Berbelanja di Pasar 16 Ilir Palembang
Tak hanya disekap, Marlita juga mengaku kerap diteror oleh pelaku sebelum kejadian. Bahkan, pada satu kesempatan, pelaku diduga sempat mengeluarkan pistol dan mengarahkannya kepadanya.
“Dia pernah mengeluarkan pistol dan ingin menembak saya. Saya punya fotonya, tapi untungnya ada teman yang menghalanginya,” ungkapnya.
Marlita menjelaskan, permasalahan ini bermula dari ketidakpuasan pelaku terhadap hasil penilaian kinerja guru. Pelaku merasa tidak mendapatkan nilai yang diinginkan, padahal penilaian tersebut merupakan wewenang kepala sekolah dan harus diisi melalui aplikasi PMM.
“Saya hanya menjelaskan bahwa dia tidak memperoleh nilai karena tidak mengisi di aplikasi, tetapi dia justru tersulut emosi,” jelas Marlita. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









