Keutamaan Amalan Puasa Asyura di Bulan Muharam yang Jatuh Pada Hari Ini

AKURAT. CO SUMSEL - Ada perbedaan penetapan awal tahun baru Hijriah antara pemerintah dengan organisasi Islam Muhammadiyah.
Pemerintah menetapkan 1 Muharam 1447 H jatuh pada Jumat (27/6/2025), sedangkan Muhammdiyah satu hari sebelumnya atau Kamis (26/6/2025).
Itu artinya, pada hari ini Sabtu (5/7/2025), Muhammadiyah sudah bisa melaksanakan puasa Asyura.
Puasa Asyura adalah puasa yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharam dan lebih baik jika ditambahkan pada hari ke sembilan.
Ada beberapa keutamaan dari dianjurkannya puasa ini, antara lain:
1. Puasa di bulan Muharram adalah sebaik-baik puasa
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Lagi
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah disebutkan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharam.
Hadits di atas menunjukkan keutamaan puasa di bulan Muharam secara umum, termasuk di dalamnya adalah puasa Asyura.
2. Puasa Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu
Baca Juga: Diduga Eks TNI, Pelaku Duel Maut di Palembang Diamankan Polisi
"Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)
Ada beberapa perbedaan pendapat terkait pengampunan dosa yang disebutkan dalam hadist di atas.
Baca Juga: 5 Buah yang Cepat Busuk, Begini Cara Menyimpannya agar Tahan Lama
Imam Nawawi berpendapat jika pengampunan dosa di sini adalah dosa kecil.
Sementara Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpendapat secara mutlak setiap dosa bisa terhapus dengan amalan seperti puasa Asyura.
Baca Juga: Demi Makan, Remaja di Palembang Bobol Rumah dan Curi Laptop
3. Puasa Asyura Dulunya Diwajibkan
Dulu, puasa Asyura adalah wajib sebelum turunnya kewajiban puasa Ramadhan.
Hal ini menujukkan keutamaan puasa ‘Asyura pada awal perkaranya.
Baca Juga: Toyota Camry Hybrid 2023, Sedan Premium Ramah Lingkungan dengan Fitur Mewah Berteknologi Tinggi
4. Nabi Muhammad Sangat Bersemangat untuk Puasa Asyura
Dalam sebuah hadist disebutkan jika Nabi Muhammad pun sangat bersemangat untuk menjalani puasa Asyura ini.
"Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari ‘Asyura dan puasa bulan Ramadhon" (HR. Bukhari Muslim).
Itulah beberapa keutamaan menjalankan puasa Asyura di bulan Muharam. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







