Pelaku Penembakan Pria di Muba Berhasil Ditangkap Polisi, Ternyata Orang Terdekat Korban

AKURAT.CO SUMSEL Tersangka kasus penembakan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) pada Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kapolres Muba, AKBP Listiyono Dwi Nugroho mengungkapkan bahwa pelaku Eka akhirnya mengakui perbuatannya setelah sempat membantah.
"Pelaku sudah mengaku melakukan penembakan kepada Angga Murina," jelas Kapolres, Jumat (22/11/2024).
Ia menjelaskan bahwa pelaku bertindak seorang diri dalam penembakan tersebut. Saat ditangkap, petugas menemukan senjata api rakitan beserta tujuh butir amunisi, serta sebuah pisau yang dibawa oleh pelaku.
“Setelah kejadian, tim Reskrim segera melakukan penyelidikan dengan menginterogasi keluarga korban, meninjau rekaman CCTV, dan mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di lokasi kejadian. Dari situ, kami mendapat informasi bahwa korban dan pelaku memiliki masalah pribadi, sehingga kami segera mencari dan mengamankan pelaku,” kata Listiyono.
Penyelidikan berlanjut dengan memeriksa rumah pelaku, di mana petugas menemukan motor dan celana pelaku yang bercak darahnya.
“Kami berhasil mengumpulkan sejumlah bukti, namun saat pertama kali dibawa ke Polres Muba, pelaku sempat membantah keterlibatannya. Namun, setelah menjalani pemeriksaan intensif beberapa jam, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,” jelas Kapolres.
Baca Juga: Peluru Penembakan di Muba Dibawa ke Labfor Palembang, Polisi Sudah Kantongi Identitas Penembak
Yang mengejutkan, penembak ternyata adalah orang yang selama ini dekat dengan korban. Kedekatan itu justru menjadi latar belakang dendam yang berujung pada tragedi berdarah ini.
Kapolres menegaskan bahwa motif penembakan murni masalah pribadi, tidak ada kaitannya dengan Pilkada di Kabupaten Muba, yang sebelumnya sempat dispekulasikan oleh masyarakat.
"Penembakan ini sepenuhnya dipicu oleh konflik pribadi, tanpa keterkaitan dengan Pilkada di Muba," katanya.
Hingga saat ini, senjata api rakitan jenis FN yang digunakan pelaku masih menjadi sorotan. Selain menembak mati Angga, senjata itu juga menyimpan cerita yang belum sepenuhnya terungkap.
"Kami masih mendalami asal senjata api tersebut," ujar Kapolres.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Bondan Try Hoetomo, menegaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan lebih banyak alat bukti untuk memperkuat kasus.
"Kami belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut sampai semua barang bukti terkumpul," katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









