Libur Nataru 2024, Museum SMB II Hadirkan Atraksi Kelana Rempah yang Memukau

AKURAT.CO SUMSEL Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II di Palembang menghadirkan pengalaman unik bagi wisatawan yang berkunjung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Salah satu acara andalan yang ditawarkan adalah Museum Night, sebuah kegiatan khusus yang berlangsung pada malam minggu selama musim liburan.
Pengelola Museum SMB II, Buso, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung, sesuai arahan Penjabat Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah.
“Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman malam yang berbeda di museum. Salah satu daya tarik utamanya adalah Kelana Rempah, yang membawa pengunjung menyusuri sejarah rempah-rempah Nusantara dengan sajian visual dan audio yang menarik,” kata Buso, Kamis (26/12/2024).
Atraksi Kelana Rempah menyuguhkan perjalanan interaktif ke masa lalu, menggambarkan bagaimana rempah-rempah menjadi daya tarik besar bagi bangsa Eropa dan Cina untuk berdagang di Indonesia.
Baca Juga: Jangan Lewat Jalan Sini Saat Malam Tahun Baru di Palembang, ini Rute Alternatifnya!
Dengan kemasan modern berbasis audio visual, pengunjung diajak memahami sejarah perdagangan rempah yang menjadikan Nusantara terkenal di mata dunia.
Selain program unggulan, pengelola Museum SMB II juga telah melakukan berbagai pembenahan infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
“Kami memastikan kebersihan dan kenyamanan di sekitar museum terjaga. Jika ada kendala seperti pengamen atau parkir liar, kami mendorong pengunjung segera melapor. Hal ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi semua wisatawan,” ujar Buso.
Museum SMB II juga gencar mempromosikan daya tariknya melalui media sosial, asosiasi, dan instansi terkait. Meski peningkatan jumlah wisatawan pada musim liburan kali ini diprediksi tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, Buso optimis bahwa program-program kreatif dapat menarik lebih banyak perhatian publik.
“Kami juga mengadakan berbagai program edukasi, seperti kegiatan belajar bersama dan educative cultural. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan memperkenalkan Museum SMB II sebagai salah satu ikon wisata budaya di Palembang,” tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








