Sumsel

PKK Palembang Perkuat Peran Dasa Wisma dan Pendampingan Kesehatan Jiwa

Deny Wahyudi | 23 Oktober 2026, 20:00 WIB
PKK Palembang Perkuat Peran Dasa Wisma dan Pendampingan Kesehatan Jiwa
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa

AKURAT.CO SUMSEL Tim Penggerak PKK Kota Palembang mendorong penguatan kelompok Dasa Wisma dan pendampingan kesehatan jiwa untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Langkah tersebut menjadi salah satu fokus evaluasi Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) di Kecamatan Sematang Borang.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan III GKSTTB di Kampung Lele Beraes, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang.

Menurut Dewi, evaluasi program periode Januari hingga September 2026 harus menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan. Hasil evaluasi tidak cukup hanya disusun menjadi laporan, tetapi perlu ditindaklanjuti melalui kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pemutakhiran data keluarga, penguatan peran kader, serta pendampingan bagi keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk dalam aspek kesehatan jiwa.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut adalah data kelompok Dasa Wisma. Pada 2025, jumlah kelompok tercatat sebanyak 21 kelompok, sedangkan capaian yang dilaporkan selama Januari hingga September 2026 sebanyak tiga kelompok.

Angka tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan apakah menunjukkan kelompok yang baru terbentuk, kelompok yang aktif, atau kelompok yang telah menyampaikan laporan selama periode berjalan.

Dasa Wisma memiliki peran penting dalam pemberdayaan keluarga di tingkat masyarakat.

Selain membantu pendataan, kelompok ini dapat mendukung edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemantauan kondisi kesehatan keluarga, kepedulian terhadap lingkungan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Karena itu, koordinasi antara kecamatan, kelurahan, dan jajaran TP PKK perlu diperkuat agar pembentukan serta aktivitas Dasa Wisma dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga: Ratu Dewa Minta Data OPD Palembang Terintegrasi, Anggaran Pembangunan Harus Tepat Sasaran

Berdasarkan data Januari hingga September 2026, jumlah keluarga dengan dua anak tercatat sebanyak 925 keluarga dari target 1.001 keluarga.

Sementara itu, jumlah penduduk yang berobat ke fasilitas kesehatan mencapai 2.374 orang. Data juga mencatat 301 kasus penyakit menular dan 2.256 kasus penyakit tidak menular.

Pada indikator kesehatan ibu dan anak, jumlah bayi lahir sehat dan bayi lahir cukup bulan masing-masing tercatat sebanyak 167 bayi. Kedua capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan, yakni 153 bayi untuk setiap indikator.

Adapun jumlah keluarga yang memiliki anggota dengan kriteria gangguan jiwa tercatat sebanyak 15 keluarga, sesuai target program.

Dewi menilai data tersebut perlu digunakan untuk menentukan prioritas intervensi, termasuk memperkuat edukasi dan memastikan keluarga memperoleh akses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya.

Selain penguatan Dasa Wisma, TP PKK Palembang juga mendorong pengembangan Sahabat Jiwa atau Sistem Aksi Bersama Terpadu Kesehatan Jiwa Masyarakat.

Pada April hingga September 2026, sebanyak 10 kader kesehatan jiwa telah melakukan skrining terhadap 32 orang. Dari jumlah tersebut, Selvi Nopriani melakukan skrining kepada 17 orang, Holila kepada tujuh orang, sedangkan kader lainnya masing-masing menjangkau satu orang.

Capaian tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas deteksi dini dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa di lingkungan keluarga.

Ke depan, pendataan perlu diperinci, mulai dari jumlah kader aktif, keluarga yang telah mendapatkan edukasi, hingga warga yang membutuhkan pendampingan atau rujukan layanan kesehatan.

Dengan demikian, peran kader tidak hanya berhenti pada skrining, tetapi juga membantu menghubungkan keluarga dengan layanan yang sesuai.

Dewi menegaskan, hasil evaluasi Triwulan III harus diterjemahkan menjadi rencana tindak lanjut yang jelas. Rencana tersebut perlu memuat sasaran prioritas, bentuk kegiatan, penanggung jawab, tenggat waktu, dan bukti pelaksanaan.

Melalui penguatan Dasa Wisma, pembaruan data keluarga, serta pendampingan kesehatan jiwa, TP PKK Palembang berharap program GKSTTB semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia