Rp56 Miliar untuk Empat Lawang, Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya Dibidik Jadi Jalan Nasional

AKURAT.CO SUMSEL Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki akses masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi komoditas dan aktivitas ekonomi antarwilayah.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang. Jembatan tersebut akan menggantikan jembatan lama yang memiliki bentang sekitar 8 meter menjadi 30 meter.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan keberadaan jembatan memiliki peran penting karena menjadi bagian dari konektivitas masyarakat, termasuk jalur pergerakan komoditas.
Menurut Deru, infrastruktur yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Jika akses terganggu, biaya perjalanan dan distribusi barang dapat ikut meningkat. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat membebani masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.
"Bahwa ketika ini terganggu, bukan hanya silaturahmi yang terputus yang dikhawatirkan, tetapi kemahalan ongkosnya. Dan itu tentu tidak boleh terbebani kepada masyarakat penggunanya," kata Deru.
Baca Juga: Kasus ISPA di Sumsel Melonjak, Tembus 47 Ribu Kasus pada Agustus, Palembang Tertinggi
Untuk mendukung pembangunan di Empat Lawang, Pemerintah Provinsi Sumsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp56 miliar pada tahun ini.
Deru mengatakan anggaran tersebut menjadi bentuk dukungan Pemprov Sumsel terhadap daerah yang memiliki keterbatasan fiskal dalam membiayai pembangunan infrastruktur.
"Angka Rp56 miliar untuk Empat Lawang tahun ini, bisa sedikit mengobati kesulitan keuangan daerah untuk membangun," ujarnya.
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam membantu pembangunan di kabupaten dan kota di Sumsel.
Pembangunan Jembatan Seleman Ulu diharapkan menghasilkan akses yang lebih kokoh dan aman dibandingkan jembatan sebelumnya.
Dengan bentang yang diperpanjang menjadi 30 meter, jembatan baru tersebut ditargetkan mampu mendukung mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.
"Alhamdulillah, hari ini akan kita letakkan kembali bahwa jembatan kokoh dengan nilai yang cukup besar. Mudah-mudahan kemanfaatannya tidak hanya sesaat, tetapi berkepanjangan," kata Deru.
Baca Juga: Dugaan Penggelapan Rp80 Juta, Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polrestabes Palembang
Selain jembatan, Pemprov Sumsel juga menaruh perhatian terhadap ruas Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya yang memiliki panjang sekitar 80 kilometer.
Ruas tersebut saat ini diperbaiki secara fungsional. Ke depan, Pemprov Sumsel akan mengupayakan peningkatan status jalan tersebut menjadi jalan nasional.
Deru menyebut jalur tersebut memiliki potensi untuk mendukung sejumlah kepentingan sekaligus, mulai dari akses wisata, jalur evakuasi hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
"Ruas 80 kilometer ini bisa menjadi akses wisata, akses evakuasi, utamanya akses ekonomi. Nanti akan kita komunikasikan dengan kementerian untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional," ujarnya.
Dengan pembangunan jembatan dan peningkatan konektivitas jalan, pemerintah berharap akses antarwilayah di kawasan tersebut semakin terbuka dan biaya mobilitas masyarakat dapat ditekan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1PKH, BPNT, hingga Beras 30 Kg Siap Cair September 2026, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Kronologi PNS Inspektorat OKI Ditusuk Istri hingga Tewas, Bayi 6 Bulan Ikut Terluka
- 4Ramalan 5 Zodiak Hari Ini, Senin 21 September 2026: Ada Peluang Asmara hingga Karier
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 7Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 8Update Harga Emas Perhiasan di Palembang Senin 21 September 2026
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








