Sumsel

Rp56 Miliar untuk Empat Lawang, Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya Dibidik Jadi Jalan Nasional

Kurnia | 23 September 2026, 22:00 WIB
Rp56 Miliar untuk Empat Lawang, Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya Dibidik Jadi Jalan Nasional

AKURAT.CO SUMSEL Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki akses masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi komoditas dan aktivitas ekonomi antarwilayah.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang. Jembatan tersebut akan menggantikan jembatan lama yang memiliki bentang sekitar 8 meter menjadi 30 meter.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan keberadaan jembatan memiliki peran penting karena menjadi bagian dari konektivitas masyarakat, termasuk jalur pergerakan komoditas.

Menurut Deru, infrastruktur yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Jika akses terganggu, biaya perjalanan dan distribusi barang dapat ikut meningkat. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat membebani masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.

"Bahwa ketika ini terganggu, bukan hanya silaturahmi yang terputus yang dikhawatirkan, tetapi kemahalan ongkosnya. Dan itu tentu tidak boleh terbebani kepada masyarakat penggunanya," kata Deru.

Baca Juga: Kasus ISPA di Sumsel Melonjak, Tembus 47 Ribu Kasus pada Agustus, Palembang Tertinggi

Untuk mendukung pembangunan di Empat Lawang, Pemerintah Provinsi Sumsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp56 miliar pada tahun ini.

Deru mengatakan anggaran tersebut menjadi bentuk dukungan Pemprov Sumsel terhadap daerah yang memiliki keterbatasan fiskal dalam membiayai pembangunan infrastruktur.

"Angka Rp56 miliar untuk Empat Lawang tahun ini, bisa sedikit mengobati kesulitan keuangan daerah untuk membangun," ujarnya.

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam membantu pembangunan di kabupaten dan kota di Sumsel.

Pembangunan Jembatan Seleman Ulu diharapkan menghasilkan akses yang lebih kokoh dan aman dibandingkan jembatan sebelumnya.

Dengan bentang yang diperpanjang menjadi 30 meter, jembatan baru tersebut ditargetkan mampu mendukung mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.

"Alhamdulillah, hari ini akan kita letakkan kembali bahwa jembatan kokoh dengan nilai yang cukup besar. Mudah-mudahan kemanfaatannya tidak hanya sesaat, tetapi berkepanjangan," kata Deru.

Baca Juga: Dugaan Penggelapan Rp80 Juta, Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polrestabes Palembang

Selain jembatan, Pemprov Sumsel juga menaruh perhatian terhadap ruas Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya yang memiliki panjang sekitar 80 kilometer.

Ruas tersebut saat ini diperbaiki secara fungsional. Ke depan, Pemprov Sumsel akan mengupayakan peningkatan status jalan tersebut menjadi jalan nasional.

Deru menyebut jalur tersebut memiliki potensi untuk mendukung sejumlah kepentingan sekaligus, mulai dari akses wisata, jalur evakuasi hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

"Ruas 80 kilometer ini bisa menjadi akses wisata, akses evakuasi, utamanya akses ekonomi. Nanti akan kita komunikasikan dengan kementerian untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional," ujarnya.

Dengan pembangunan jembatan dan peningkatan konektivitas jalan, pemerintah berharap akses antarwilayah di kawasan tersebut semakin terbuka dan biaya mobilitas masyarakat dapat ditekan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia