BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi dari Jaringan Malaysia-Palembang-PALI

AKURAT.CO SUMSEL Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan jaringan internasional Malaysia-Palembang-PALI.
Barang bukti yang dimusnahkan berupa 45,5 kilogram sabu dan 9.439 butir ekstasi. Selain itu, BNNP Sumsel juga memusnahkan 140 cartridge etomidate.
Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor BNNP Sumsel, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan bersama Gubernur Sumsel Herman Deru.
Sebelum dimusnahkan, sabu dan ekstasi terlebih dahulu diperiksa oleh Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor). Setelah dinyatakan sesuai, sabu dan ekstasi dihancurkan menggunakan blender.
Sementara itu, 140 cartridge etomidate dimusnahkan dengan cara dihancurkan menggunakan alat.
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengatakan pengungkapan kasus tersebut menjadi bagian dari upaya memutus jaringan peredaran narkotika yang menyasar wilayah Sumsel.
Baca Juga: Sebulan Lebih Buron, Pelaku Curanmor di RSUD Bari Palembang Ditangkap Polisi
Menurutnya, BNNP Sumsel tidak semata-mata mengejar jumlah barang bukti dalam setiap pengungkapan kasus. Fokus utama adalah membongkar jaringan yang berada di balik peredaran narkotika.
"Kita di sini mengincar jaringannya dengan memastikan semua pelaku peredaran gelap narkoba mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Hisar.
Ia menyebut jumlah barang bukti yang berhasil diamankan merupakan hasil dari pengembangan pola dan jaringan yang telah dipelajari petugas.
Hisar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan survei sekitar enam tahun lalu, Sumsel pernah berada di posisi kedua secara nasional terkait jumlah pecandu narkoba setelah Sumatera Utara.
Dari sekitar 9 juta penduduk Sumsel, dia menyebut terdapat sekitar 450.000 orang yang masuk dalam kategori pecandu berdasarkan survei tersebut.
"Ini adalah pasar yang luar biasa yang dilirik oleh semua sindikat narkoba dalam bisnis yang menggiurkan," katanya.
Menurut Hisar, kondisi tersebut membuat pemberantasan narkotika di Sumsel harus terus dilakukan, termasuk dengan membongkar jaringan hingga ke tingkat pengedar.
Dari sisi pengungkapan, BNNP Sumsel mencatat adanya peningkatan jumlah sabu yang diamankan pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, BNNP Sumsel mengamankan sekitar 29 kilogram sabu dan 20 butir ekstasi dalam pengungkapan kasus narkotika.
Sementara hingga 2026, jumlah sabu yang berhasil diungkap mencapai sekitar 65 kilogram.
Hisar menegaskan keterbatasan anggaran tidak menghentikan upaya pemberantasan narkotika yang dilakukan BNNP Sumsel.
"Walaupun terjadinya efisiensi pada anggaran tidak membuat kita patah semangat untuk melakukan pemberantasan terhadap narkoba," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah BNNP Sumsel dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika sekaligus memusnahkan barang bukti.
Menurut Herman Deru, perkembangan teknologi juga membuat modus pelaku peredaran narkotika semakin beragam sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan bersama.
Ia menilai keluarga, tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
"Sehingga kita sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan BNNP Sumsel dengan melakukan berbagai kerja sama dalam melakukan pemberantasan narkoba di wilayah Sumsel," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 2BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 3Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 4Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 5Antrean BBM di Palembang Tembus 10 Jam, Herman Deru Soroti Pasokan Pertalite dan Bio Solar
- 6Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 87 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







