Sumsel Jadi Fokus Hilirisasi Nasional, Proyek Batu Bara ke Gas Mulai Diakselerasi

AKURAT.CO SUMSEL Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan menjadi salah satu titik sentral percepatan proyek strategis nasional.
Pemerintah pusat saat ini tengah mendorong 13 proyek hilirisasi di seluruh Indonesia, di mana Sumsel mendapatkan porsi utama melalui pengembangan teknologi coal-to-gas atau pengolahan batu bara menjadi gas.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyatakan bahwa proyek ini bertujuan mengonversi kekayaan batu bara melimpah di Bumi Sriwijaya menjadi Dimethyl Ether (DME). Bahan bakar alternatif ini diproyeksikan menjadi pengganti gas yang lebih efisien dan mandiri.
"Dari 13 proyek hilirisasi yang diresmikan secara nasional, salah satunya ada di Sumatera Selatan, yaitu proyek coal-to-gas menjadi DME. Proyek ini akan dibiayai oleh negara dan sedang dalam tahap pencapaian target," ujar Herman Deru, Kamis(30/4/2026).
Baca Juga: Terekam CCTV, Remaja di Jakabaring Diciduk Usai Gasak Kantong Plastik Senilai Rp9 Juta
Herman Deru menegaskan bahwa strategi hilirisasi adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Selama ini, Sumsel dikenal sebagai lumbung energi, namun pemanfaatannya masih didominasi oleh ekspor bahan mentah ke luar negeri.
Dengan adanya industri pengolahan lanjutan di dalam negeri, dampak berantai (multiplier effect) diyakini akan tercipta, mulai dari terciptanya lapangan kerja baru hingga terciptanya kemandirian energi nasional.
"Kita tidak boleh lagi sekadar menjual kekayaan alam mentah-mentah. Nilai tambah hanya bisa didapat melalui proses lanjutan atau hilirisasi. Ini adalah langkah konkret kita untuk berdaulat secara ekonomi," tegasnya.
Meski menawarkan potensi besar, Deru tidak menampik bahwa industri hilirisasi memerlukan modal yang besar serta penguasaan teknologi tingkat tinggi.
Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kepercayaan diri bangsa dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
"Membangun industri ini butuh 'napas panjang', modal kuat, dan keahlian tinggi. Namun modal utama kita adalah kepercayaan diri bahwa kita mampu mengelola sumber daya sendiri," ungkap Deru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 4BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 6Daftar 28 Perusahaan dalam Job Fair Sumsel 2026, Ada Ritel Sampai Keuangan
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








