35-40% Pemilih Pemula: Bawaslu Sumsel Ajak Anak Muda Berperan Aktif di Pemilu 2024

AKURAT.CO SUMSEL Menjelang Pilkada Sumsel 2024, perhatian besar diberikan kepada pemilih pemula dan generasi muda.
Anggota Bawaslu Sumsel Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Massuryati mengatakan pentingnya peran generasi muda dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi ini. Tak terkecuali bagi pemilih pemula, mereka diharapkan berperan aktif dalam setiap tahapan Pemilihan 2024.
Massuryati menjelaskan bahwa pemilih pemula adalah warga negara Indonesia yang pada saat pemungutan suara telah berusia 17 tahun atau lebih, atau yang sudah menikah, yang berhak memilih.
"Keberadaan pemilih pemula sangat penting, karena mereka tidak hanya memiliki hak memilih, tetapi juga menjadi bagian dari generasi yang kritis dan berdaya analisis tinggi dalam menilai proses pemilu," ungkapnya, Selasa (15/10/2024).
Pemilih Pemula: 35-40% dari Total Pemilih
Dalam Pemilu 2024, setidaknya 35-40% pemilih berasal dari kalangan anak muda. Kelompok ini memiliki kemampuan analisis yang kuat dan kritis, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pengawasan proses pemilihan.
“Generasi muda dapat berkontribusi secara aktif dengan terlibat sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, ikut serta dalam pengawasan partisipatif, dan berperan sebagai pemantau pemilu. Selain itu, mereka juga diharapkan untuk tidak menyebarkan hoaks, melaporkan pelanggaran, dan menjadi content creator yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Pemilu 2024,” jelas Massuryati.
Jumlah pemilih yang ditetapkan untuk Pilgub Sumsel 2024 mencapai 6.382.739 orang, naik 56.391 pemilih dibandingkan Pemilu 2023. Sebagian besar pemilih berasal dari generasi milenial dan generasi Z, yang secara keseluruhan menyumbang sekitar 60% dari total pemilih terdaftar atau sekitar 3,8 juta orang.
Secara lebih rinci, pemilih milenial, yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996, tercatat sebanyak 2.245.061 orang.
Sedangkan pemilih dari generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, berjumlah 1.575.697 orang. Kelompok generasi Z, sering disebut sebagai Zoomers, akan menjadi kekuatan elektoral yang signifikan dalam Pilgub Sumsel 2024.
Bawaslu Sumsel mendorong anak muda untuk tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga pengawal demokrasi. Melalui peran aktif di berbagai lini, generasi muda diharapkan dapat membantu menjaga integritas pemilu dan memastikan jalannya proses demokrasi yang sehat.
"Kami berharap dengan tingginya keterlibatan anak muda, proses demokrasi akan berjalan lebih transparan, adil, dan sesuai harapan masyarakat,” tutup Massuryati. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









