Sumsel

Sumsel Fokus pada 7 Prioritas Pembangunan, Dari Infrastruktur hingga Ekonomi Hijau

Maman Suparman | 28 April 2025, 16:24 WIB
Sumsel Fokus pada 7 Prioritas Pembangunan, Dari Infrastruktur hingga Ekonomi Hijau

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumsel Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Senin (28/4/2025).

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan komitmen Sumsel untuk memfokuskan pembangunan pada tujuh program prioritas, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga mendorong ekonomi hijau dan biru.

"Melalui Musrenbang ini, kita harus memastikan bahwa setiap langkah pembangunan didasari oleh data akurat agar hasilnya terarah dan tidak sporadis. Semua rencana harus bergerak dalam satu bingkai, yakni Sumatera Selatan menuju nasional," ujar Herman Deru.

Adapun tujuh prioritas pembangunan Sumsel yang dipaparkan dalam Musrenbang tersebut adalah:

1. Peningkatan Kualitas SDM Berdaya Saing, melalui perbaikan sektor kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan, serta pemberdayaan perempuan, pemuda, keluarga, dan penyandang disabilitas.

2. Ketahanan Ekonomi Berbasis Sumber Daya Lokal, dengan mengutamakan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, hilirisasi, dan industrialisasi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

3. Ketangguhan Daerah, dengan fokus pada ketahanan pangan, energi, air, serta pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru.

Baca Juga: Pengemudi Mengantuk, Avanza Tabrak Motor di Dekat SPBU Rahmat Palembang

4. Pemerataan dan Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi, memperkuat konektivitas antar kabupaten/kota dan memperbaiki pelayanan dasar yang ramah lingkungan.

5. Peningkatan Kesempatan Berusaha dan Lapangan Kerja, serta penguatan perlindungan sosial untuk menurunkan angka kemiskinan.

6. Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, melalui penguatan kapasitas aparatur, transparansi, akuntabilitas, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik yang lebih berkualitas.

7. Penguatan Kehidupan Beragama, Seni, dan Budaya, dengan menjunjung tinggi nilai toleransi dan mengedepankan kearifan lokal.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Restuardy Daud yang hadir mewakili Menteri Dalam Negeri, mengapresiasi tema pembangunan Sumsel untuk 2026 yakni "Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan yang Berkelanjutan". Tema ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional.

"Konsistensi dalam perencanaan ini kami titipkan kepada seluruh jajaran Pemprov Sumsel agar sinkronisasi antara rencana kabupaten/kota dengan provinsi dan pusat benar-benar tercapai," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia