MSS Tampilkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pasien TBC di Konferensi Nasional BCF 2025

AKURAT.CO SUMSEL Masyarakat Sehat Sriwijaya (MSS) mempresentasikan prototipe program berbasis pemberdayaan ekonomi dan eliminasi penyakit menular dalam Konferensi Nasional Bakrie Center Foundation (BCF) 2025 bertema “Pelibatan Aktif Pemuda dalam Percepatan Pencapaian SDGs Indonesia.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi MSS sebagai mitra lokal BCF dalam pelaksanaan Campus Leaders Program (CLP) Batch 10.
Fokus intervensi dilakukan di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, dengan mengusung pendekatan integratif antara pemulihan ekonomi dan penyembuhan pasien tuberkulosis (TBC).
“Kami ingin menunjukkan bahwa upaya penyembuhan TBC dapat dilakukan secara paralel dengan pemulihan ekonomi keluarga pasien,” ujar perwakilan MSS, Lufita Harianto, saat sesi presentasi, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga: Baru Pertama Kali Kredit Kendaraan? Ini 3 Hal yang Wajib Diperhatikan
Program MSS menyoroti dampak penyakit terhadap ekonomi rumah tangga, di mana hasil asesmen menunjukkan mayoritas pasien TBC bekerja di sektor informal dengan pendapatan di bawah Rp1 juta per bulan.
Sebagai solusi, MSS merancang prototipe sistem aquaponik terpadu yang menggabungkan budidaya ikan dan sayuran, pelatihan kewirausahaan, serta penguatan jaringan pemasaran komunitas.
Sistem aquaponik dinilai efektif karena tidak membutuhkan lahan luas dan mampu menghasilkan panen ikan lele dalam waktu 2-3 bulan, serta sayuran seperti pokcoy dalam waktu 30-40 hari.
MSS mencatat, hingga kini pihaknya telah mendampingi lebih dari 700 pasien TBC aktif di delapan kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
Melalui forum ini, MSS menegaskan bahwa pendekatan holistik meliputi aspek medis, ekonomi, dan sosial merupakan kunci dalam upaya eliminasi TBC yang ditargetkan tercapai pada 2030.
MSS berharap program aquaponik ini dapat menjadi sumber pemenuhan gizi dan penghasilan jangka panjang bagi keluarga pasien dan penyintas TBC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







