Sumsel

Dari 5 Helikopter, 2 Sudah Siap Terbang di Palembang Lawan Karhutla

Maman Suparman | 21 Juli 2025, 17:30 WIB
Dari 5 Helikopter, 2 Sudah Siap Terbang di Palembang Lawan Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini mengandalkan kekuatan armada udara untuk mengantisipasi dan menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.

Bantuan lima unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dipastikan akan memperkuat operasi darurat di musim kemarau tahun ini.

Dua dari lima helikopter tersebut telah tiba dan disiagakan di Pangkalan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang. Satu unit digunakan untuk patroli udara, sedangkan satu unit lainnya merupakan helikopter water bombing yang sudah melalui tahap uji coba ember udara (bucket test).

“Rencana dukungan dari BNPB terdiri dari dua helikopter patroli dan tiga helikopter water bombing. Yang sudah ada di Lanud SMH masing-masing satu unit,” jelas Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Senin (21/7/2025).

Baca Juga: Tertipu Beli Motor Bekas, Warga Palembang Rugi Rp10,5 Juta Usai Jual Emas

Menurutnya, keberadaan helikopter ini sangat vital dalam mendukung kecepatan respons terhadap titik-titik api, terutama di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Sudirman juga menyebutkan, bila eskalasi karhutla meningkat, kemungkinan penambahan armada udara akan diusulkan kembali ke pusat.

“Kalau kondisi memburuk, kita siap ajukan tambahan helikopter. Kita menyesuaikan dengan situasi di lapangan,” ujarnya.

Saat ini, 10 kabupaten/kota di Sumsel telah menetapkan status siaga darurat karhutla. Di antaranya, Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), PALI, Lahat, Prabumulih, Muara Enim, dan juga Pemerintah Provinsi Sumsel sendiri.

Meskipun curah hujan terus menurun dan kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dibandingkan 2024, BPBD Sumsel tetap optimistis dapat menekan potensi karhutla dengan memperkuat langkah-langkah pencegahan dan pemantauan.

“Dukungan helikopter sangat krusial. Selain membantu pemadaman, juga mempercepat deteksi dini lewat patroli udara,” tutur Sudirman. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia