Waspada DBD di Balik Sisa Banjir, Dinkes Sumsel Minta Warga OKU Timur dan OKI Siaga

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatra Selatan mengeluarkan peringatan serius terkait potensi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di awal tahun 2026.
Tingginya curah hujan serta banyaknya genangan air pasca-banjir di sejumlah wilayah, khususnya OKU Timur dan OKI, disinyalir menjadi titik kritis perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Kondisi cuaca yang tidak menentu menciptakan lingkungan ideal bagi jentik nyamuk untuk berkembang biak secara masif di tempat penampungan air alami yang tidak terkontrol.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, menyoroti wilayah-wilayah yang baru saja terdampak luapan air sebagai zona merah yang perlu mendapatkan perhatian ekstra.
Baca Juga: KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak Terkait Kasus Suap PT Wanatiara Persada
"Kami meminta masyarakat untuk lebih giat melakukan gerakan 3M Plus. Wilayah yang baru terdampak banjir memiliki risiko lebih tinggi karena banyak sisa genangan yang luput dari pengawasan," ujar dr. Trisnawarman, Selasa (13/1/2026).
Pihak Dinkes menegaskan bahwa meski pengasapan (fogging) tetap dilakukan, langkah tersebut hanyalah solusi jangka pendek.
"Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Tindakan paling efektif tetaplah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri oleh warga di rumah masing-masing," tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, seluruh jajaran Puskesmas di 17 kabupaten/kota di Sumsel kini telah diinstruksikan untuk bersiaga penuh. Petugas medis diminta mempercepat proses deteksi dini, terutama bagi warga yang mengeluhkan gejala demam tinggi yang tidak kunjung turun.
Keterlambatan penanganan dikhawatirkan dapat memicu Dengue Shock Syndrome (DSS) yang berakibat fatal.
"Jangan menunggu kondisi parah atau trombosit turun drastis. Segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







