Sumsel

Angka Warga Sumsel yang Berobat Jalan Naik, Ini Daerah dengan Lonjakan Tertinggi!

Maman Suparman | 24 Februari 2025, 11:00 WIB
Angka Warga Sumsel yang Berobat Jalan Naik, Ini Daerah dengan Lonjakan Tertinggi!



AKURAT.CO SUMSEL Persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dan menjalani pengobatan jalan di Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir.

Data terbaru menunjukkan bahwa pada tahun 2024, angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya di beberapa daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun, persentase warga Sumsel yang mengalami keluhan kesehatan dan berobat jalan mencapai 30,18% pada tahun 2024.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 26,86%, tetapi masih lebih rendah dibandingkan tahun 2022 sebesar 40,91%.

Kabupaten/Kota dengan Peningkatan Tertinggi

Beberapa daerah menunjukkan lonjakan signifikan dalam jumlah warga yang berobat jalan pada tahun 2024, di antaranya:

- Banyuasin: Dari 25,32% (2023) menjadi 43,15% (2024).
- Musi Rawas: Dari 26,73% (2023) naik menjadi 39,04% (2024).
- Prabumulih: Dari 28,30% (2023) menjadi 38,90% (2024).
- Lahat: Dari 28,97% (2023) naik menjadi 38,10% (2024).

Kenaikan ini menunjukkan bahwa lebih banyak warga yang mengakses layanan kesehatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Daerah dengan Penurunan Signifikan

Sebaliknya, beberapa kabupaten/kota mengalami penurunan persentase warga yang berobat jalan, seperti:

- Musi Rawas Utara: Dari 30,52% (2023) turun drastis menjadi 15,57% (2024).
- Muara Enim: Dari 20,13% (2023) menjadi 16,97% (2024).
- PALI: Dari 14,15% (2023) menjadi 14,04% (2024).

Penurunan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kondisi kesehatan yang membaik atau akses layanan kesehatan yang belum optimal.

Palembang dan Kota Lainnya

Di ibu kota provinsi, Palembang, angka warga yang berobat jalan terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, dari 24,85% (2022), 31,71% (2023), hingga 33,61% (2024).

Kota lainnya seperti Pagar Alam dan Lubuk Linggau juga mengalami sedikit peningkatan.

Peningkatan jumlah warga yang berobat jalan bisa menjadi indikator meningkatnya kesadaran kesehatan atau memburuknya kondisi kesehatan masyarakat.

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pengobatan yang berkualitas.

Secara keseluruhan, tren kesehatan di Sumsel masih mengalami fluktuasi.

Beberapa daerah menunjukkan peningkatan dalam penggunaan layanan kesehatan, sementara yang lain mengalami penurunan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia