Distribusi Program Makan Bergizi Gratis di Sumsel Kembali Ditunda

AKURAT.CO SUMSEL Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tujuh daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengalami penundaan. Semula dijadwalkan rilis pada 3 Februari 2025, distribusi paket MBG kini ditunda hingga 17 Februari 2025.
"Peluncuran program MBG yang awalnya direncanakan pada awal Februari terpaksa mundur dua pekan," ujar Ketua DPD Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Sumsel, sekaligus penanggung jawab dapur umum MBG, Evie Hadenli, Kamis (30/1/2025).
Menurut Evie, perubahan jadwal ini dilakukan sesuai instruksi Badan Gizi Nasional (BGN). Sebagai mitra dalam program tersebut, PPJI Sumsel harus mengikuti arahan dari pusat.
Beberapa kendala yang menyebabkan penundaan ini antara lain kesiapan dapur umum yang belum optimal serta proses pencairan anggaran yang belum sepenuhnya lancar.
Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Baru di Kasus Suami Telantarkan Istri Hingga Tewas
"Dana program MBG dari BGN diberikan melalui sistem reimburse. Artinya, pencairan dilakukan setelah layanan diberikan, sehingga kesiapan dapur umum menjadi faktor penting," jelas Evie.
Selain itu, Evie menyebut Sumsel terkena dampak evaluasi yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.
Diketahui, terdapat beberapa kasus penyedia yayasan fiktif dalam program MBG di Jawa, yang menyebabkan adanya perbaikan sistem distribusi di tingkat nasional.
"Kami harus menyesuaikan jadwal sesuai instruksi dari pusat. Evaluasi yang sedang dilakukan di Jawa juga berdampak pada pelaksanaan di Sumsel," tambahnya.
Berikut daftar dapur umum di tujuh wilayah Sumsel yang mengalami perubahan jadwal distribusi program MBG:
- SPPG Prabumulih
- SPPG Muara Enim
- SPPG Lahat
- SPPG Pali
- SPPG Empat Lawang
- SPPG Pagar Alam
- SPPG Martapura . (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









