Pasca Kebakaran Hebat, Warga Ogan Ilir Berharap Bantuan Pembangunan Rumah Dari Pemerintah

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran yang menghanguskan 29 rumah warga di Jalan Sriwijaya Raya Desa Ibul 3, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu lalu, masih menyisakan duka mendalam bagi para korban.
Meski bantuan sembako dan kebutuhan dasar telah berdatangan, namun kebutuhan akan tempat tinggal tetap menjadi persoalan utama bagi para korban.
Meskipun banyak bantuan telah datang dari pemerintah Ogan Ilir dan Pemerintah Kota Palembang berupa sembako, biskuit, obat-obatan, mie, minyak, dan air bersih, warga yang terdampak masih menghadapi masalah tempat tinggal. Banyak warga korban kebakaran mengeluhkan kondisi ini.
Salah satu warga Zainudin (50), yang menjadi korban kebakaran tersebut, mengatakan sangat berterima kasih adanya bantuan ini.
"Alhamdulillah, terima kasih sudah memberikan bantuan kepada kami," ucapnya.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Ogan Ilir, 29 Rumah Hangus, 131 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Lanjutnya, tetapi kalau bisa warga yang menjadi korban dalam peristiwa ini juga dibantu dalam pembangunan rumah.
"Ya, Pak, kami berharap pemerintah Ogan Ilir dan Kota Palembang akan membantu kami membangun rumah dengan menyediakan bahan bangunan. Pak, jika Anda tidak memberikan bantuan seperti bahan bangunan, semen, pasir, dan batu bata, Anda ingin tinggal di mana lagi? sementara rumah kami yang terbakar hanya dibangun di tanah milik negara," katanya, Jumat (2/8/2024).
Ketika ditanya terkait kebakaran tersebut, lanjut Zainudin, saat itu dirinya sedang berada di rumah.
"Api besar sekali saat kejadian jadi hanya bisa menyelamatkan baju di badan dan Keluarga saja," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Ibul 3, Pitersak, membenarkan bahwa sudah banyak bantuan yang berdatangan di lokasi kebakaran.
"Untuk bantuan sembako, benar sudah banyak datang. Dari ibu-ibu Dharmawanita provinsi, Kopri provinsi, Dinas Sosial provinsi, Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir, Kementerian Ogan Ilir, dan Kementerian Kota Palembang," jelasnya.
Dia mengatakan, rencananya warga dan pemerintah Ogan Ilir akan mendirikan tenda untuk dapur umum.
"Kita akan membangun tenda untuk dapur umum hari ini, yang akan memungkinkan semua orang makan bersama," ungkapnya.
Namun, ketika ditanya soal bantuan pembangunan rumah bagi warga yang rumahnya terbakar, Zainudin menjelaskan bahwa tidak ada bantuan tersebut.
"Karena rumah-rumah yang terbakar ini dibangun di jalur hijau tanpa surat-surat," tutupnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









