Sumsel

Karhutla Meluas di Sumsel, Pemadaman Udara dan Darat Dikerahkan di 5 Daerah Terdampak

Deni Hermawan | 9 Oktober 2024, 14:48 WIB
Karhutla Meluas di Sumsel, Pemadaman Udara dan Darat Dikerahkan di 5 Daerah Terdampak

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan terus meluas, menyebabkan upaya pemadaman dilakukan di lima wilayah pada Selasa (8/10/2024). Daerah yang terdampak antara lain Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Muara Enim.

Sebelumnya, upaya pemadaman Karhutla hanya difokuskan di wilayah OKI dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Berkat usaha tersebut, kebakaran di wilayah Cempaka, OKU Timur, berhasil dipadamkan.

Plh. Kalaksa BPBD Sumsel, Aksoni melalui Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman mengatakan bahwa pemadaman melalui jalur udara menggunakan helikopter dilakukan di empat wilayah, yaitu OI, OKI, Muba, dan Muara Enim.

Sebanyak empat helikopter dikerahkan untuk melaksanakan water bombing di daerah-daerah tersebut, sementara pemadaman darat dilakukan di PALI.

"Selasa kemarin, empat helikopter melakukan water bombing di empat wilayah berbeda. Di jalur darat, pemadaman dilakukan di wilayah PALI," jelas Sudirman, Rabu (9/10/2024)

Di OKI, khususnya wilayah Tulung Selapan, empat helikopter melakukan 75 kali water bombing. Dua dari helikopter tersebut melaporkan bahwa beberapa titik api berhasil dipadamkan, sementara dua lainnya melaporkan adanya titik-titik api yang masih menyisakan asap.

Patroli udara akan terus dilakukan untuk memantau kondisi terkini dan memastikan bahwa sisa-sisa api benar-benar padam.

Baca Juga: BPBD Sumsel: 6 Helikopter Lakukan 233 Kali Water Bombing untuk Padamkan Karhutla di OKI dan OKU Timur

Di wilayah Batanghari Leko, Muba, satu helikopter yang sebelumnya bertugas di OKI kemudian dialihkan untuk melakukan pemadaman di sana. Meski kebakaran di wilayah ini tidak sebesar di OKI, helikopter tetap melakukan 10 kali water bombing. Hingga akhir upaya pemadaman, beberapa titik api masih menyisakan asap.

Sementara itu, di Muara Enim, dua helikopter melakukan water bombing di wilayah Gelumbang sebanyak 69 kali. Gelumbang menjadi wilayah yang beberapa kali terbakar selama musim kemarau tahun ini. Meskipun upaya pemadaman intensif dilakukan, beberapa area masih mengeluarkan asap.

Di OI, pemadaman dilakukan di Rambang Kuang, dengan helikopter yang melakukan 16 kali water bombing. Berkat upaya ini, lahan yang terbakar berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Di PALI, pemadaman darat dilakukan di Desa Babat, Kecamatan Penukal. Lahan mineral seluas 1 hektare yang ditumbuhi vegetasi puntung dan ranting pohon terbakar. Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

"Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD PALI bersama TNI yang turun ke lokasi berhasil memadamkan api," tambah Sudirman. (Kurnia)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto