BPBD Sumsel: 6 Helikopter Lakukan 233 Kali Water Bombing untuk Padamkan Karhutla di OKI dan OKU Timur

AKURAT.CO SUMSEL Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur masih berjuang menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Sebanyak enam helikopter dikerahkan untuk melakukan pemadaman melalui teknik water bombing, yang berhasil dilaksanakan sebanyak 233 kali.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, Sudirman, menjelaskan bahwa upaya pemadaman udara ini dilakukan mengingat kondisi kebakaran yang masih berasap di OKI dan OKU Timur.
“Tim pemadam kebakaran udara terus beroperasi kemarin untuk menangani situasi yang masih berasap di OKI dan OKU Timur, dengan 6 helikopter melaksanakan 233 kali water bombing.,” ungkap Sudirman, Selasa (8/10/2024).
Di wilayah OKI, pemadaman dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Tulung Selapan, Pampangan, Cengal, dan Pangkalan Lampam. Sementara itu, di OKU Timur, fokus pemadaman berada di daerah Cempaka.
Sudirman menyebutkan bahwa Karhutla di wilayah-wilayah tersebut telah terjadi sejak hari sebelumnya. Meskipun beberapa titik api berhasil dipadamkan, masih ada area yang terus mengeluarkan asap.
Di Tulung Selapan, tiga helikopter terlibat dalam pemadaman, melakukan 90 kali water bombing.
Baca Juga: Pj Gubernur Sumsel Tegaskan Sanksi Berat bagi ASN yang Langgar Netralitas di Pilkada 2024
Hasilnya, kondisi di beberapa titik wilayah tersebut menunjukkan kemajuan, dengan beberapa area berhasil padam, namun ada juga yang masih menyisakan asap. Sementara di Pampangan, satu helikopter melakukan 20 kali water bombing, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Selanjutnya, di Cengal, dua helikopter melaksanakan 54 kali water bombing, tetapi hingga akhir pemadaman, masih terdapat asap yang tersisa.
Di Pangkalan Lampam, satu helikopter melakukan 28 kali water bombing dan berhasil memadamkan api, meskipun beberapa titik masih terpantau mengeluarkan asap.
Lalu, di OKU Timur, upaya pemadaman juga dilakukan di Cempaka, di mana helikopter melakukan 41 kali water bombing. Hasil akhir di wilayah ini menunjukkan bahwa api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Pemadaman kebakaran masih berlangsung hari ini di area yang masih mengeluarkan asap. Selain itu, patroli udara dilakukan untuk mengawasi titik panas yang berpotensi terbakar,” tutupnya. (*/Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 3Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 5Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 6Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Singapura
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Sinopsis Avengers Endgame Endcore 2026, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









