Sumsel

OKU Selatan Jadi Satu-satunya Zona Hijau Karhutla di Sumsel

Maman Suparman | 22 Agustus 2025, 15:47 WIB
OKU Selatan Jadi Satu-satunya Zona Hijau Karhutla di Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Sumatera Selatan (Sumsel) hingga pertengahan Agustus 2025, tercatat 16 kabupaten/kota sudah mengalami karhutla, dengan luas terbakar mencapai lebih dari 1.400 hektare.

Hanya Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang masih bertahan sebagai satu-satunya daerah zona hijau tanpa kejadian karhutla.

Data tersebut disampaikan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Kementerian Kehutanan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel.

Dalkarhut menggunakan hasil analisis citra satelit dari Kementerian Kehutanan, BRIN, dan KLHK, sementara BPBD mengacu pada laporan satgas daerah.

Meski terdapat perbedaan kecil dalam detail pelaporan, kedua lembaga sepakat bahwa hanya OKU Selatan yang sama sekali belum terdeteksi karhutla.

Adapun daerah lain seperti Palembang, Prabumulih, Pagar Alam, dan Muratara sempat tercatat bebas karhutla dalam salah satu laporan, namun tetap terpantau ada kejadian oleh lembaga lainnya.

Baca Juga: Warga Jakabaring Kehilangan Motor Honda Beat, Sempat Kejar Pelaku Curanmor

Kepala Balai Dalkarhut, Ferdian Kristanto, menjelaskan perbedaan data terjadi karena keterbatasan penanganan langsung di lapangan. Ada sejumlah titik karhutla yang terpantau satelit, namun sulit dijangkau tim darat.

“Dari udara, hotspot terlihat jelas. Tapi di lapangan banyak lokasi yang sulit dijangkau, misalnya di Banyuasin tim darat terhambat sungai sehingga tidak bisa mencapai titik api,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Berdasarkan catatan Dalkarhut, lima daerah dengan luasan karhutla terbesar adalah Ogan Ilir 317 hektare (lahan mineral), Musi Banyuasin 314,2 hektare (305,2 hektare mineral, 8,9 hektare gambut), OKU 190,4 hektare (mineral) dan Musi Rawas 151,7 hektare (mineral) lalu Muara Enim: 101,8 hektare (90,9 hektare mineral, 11 hektare gambut)

Sementara Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyebut laporan yang diterima pihaknya berasal dari satgas karhutla di kabupaten/kota.

“Hingga 19 Agustus, ada 14 daerah yang melaporkan kejadian karhutla. Paling banyak di Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Muara Enim, OKI, dan Banyuasin,” kata Sudirman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia