Sumsel

Herman Deru Video Call Korban Kapal Virgo, Warga OKU Timur Cerita Gagal Selamatkan Anak

Kurnia | 18 September 2026, 19:00 WIB
Herman Deru Video Call Korban Kapal Virgo, Warga OKU Timur Cerita Gagal Selamatkan Anak
Herman Deru Video Call Korban Kapal Virgo, Warga OKU Timur Cerita Gagal Selamatkan Anak

AKURAT.CO SUMSEL Heru Pranoto menjadi salah satu warga OKU Timur yang selamat dalam insiden kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Namun, keselamatan Heru harus dibayar dengan kecemasan. Putranya, Muhammad Anwaril Ma'arif (19), hingga kini masih belum ditemukan setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami insiden.

Kisah tersebut disampaikan Heru saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Jumat (18/9/2026).

Heru menceritakan detik-detik ketika dirinya berusaha menyelamatkan sang anak setelah terbangun karena dibangunkan rekannya.

Dalam kondisi kapal yang sudah miring, Heru langsung berusaha keluar sekaligus menarik anaknya.

"Aku tebangun dibanguni kawan, Pak, terus saya lompat. Waktu saya mau narik anak saya, nggak dapat, Pak, dan langsung terjun ke bawah (laut). Saat itu kapal masih dalam posisi miring, Pak," ujar Heru kepada Herman Deru.

Baca Juga: Video Jukir Minta Uang Parkir Rp10 Ribu di Kambang Iwak Palembang Viral, Polisi Turun Tangan

Heru merupakan warga Desa Saungdadi, OKU Timur. Ia bersama sejumlah warga dari daerah tersebut berada dalam rombongan yang hendak menuju Kalimantan Selatan untuk bekerja.

Saat berbincang dengan Heru, Herman Deru menanyakan kondisi warga asal OKU Timur yang ikut dalam perjalanan tersebut.

Heru menyebut terdapat delapan warga dalam rombongan. Dari jumlah tersebut, enam orang telah berhasil selamat, sementara dua lainnya masih belum ditemukan.

"Dari delapan itu ada enam orang, Pak, yang selamat. Dua belum ditemukan," kata Heru.

Salah satu dari dua warga yang masih dicari adalah Muhammad Anwaril Ma'arif, anak Heru yang baru berusia 19 tahun.

Keduanya disebut berasal dari kawasan BK 19, OKU Timur.

Mendengar cerita tersebut, Herman Deru menyampaikan keprihatinannya kepada Heru dan meminta agar pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan.

"Kita kirim Al-Fatihah ya untuk anaknya. Turut prihatin ya Heru," ujar Herman Deru.

Selain memastikan perhatian terhadap proses pencarian, Pemprov Sumsel juga menyatakan akan membantu kebutuhan warga yang selamat selama masih berada di Banjarmasin.

Heru bersama sejumlah warga lainnya saat ini berada di Banjarmasin setelah insiden tersebut.

Herman Deru mengatakan kebutuhan dasar seperti makanan, minuman hingga tempat tinggal sementara akan ditanggung Pemprov Sumsel sembari menunggu kepastian dari pihak manajemen kapal.

"Pokoknya, sebelum ada keputusan dari manajemen Virgo kita akan tanggung itu," kata Deru.

Para korban yang selamat juga diberikan pilihan untuk kembali ke Sumsel atau tetap berada di Kalimantan.

Jika memilih pulang, Pemprov Sumsel akan membantu biaya perjalanan. Sementara bagi warga yang ingin tetap bekerja di Kalimantan, pemerintah daerah juga akan membantu pengurusannya.

"Kalau mau pulang bapak ongkosin pulang. Mau kerja apa di Kalimantan," ujar Deru.

Heru kemudian menjelaskan bahwa dirinya bersama warga lainnya selama ini bekerja sebagai pemanen sawit di Kalimantan.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan di Palembang Jumat 18 September 2026

Mendengar kondisi tersebut, Herman Deru meminta Dinas Ketenagakerjaan Sumsel ikut membantu mengurus warga yang masih berada di Banjarmasin.

"Ini loh, Kadis Ketenagakerjaan, kita akan tetap urus kalian di sana. Pilihannya ada dua, kalian tetap kerja di sana atau pulang, kita urus," katanya.

Sementara itu, pencarian terhadap Muhammad Anwaril Ma'arif dan satu warga OKU Timur lainnya masih terus menjadi perhatian setelah insiden kapal Virgo Transport 8 tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia