Optimis Dipilih, Apriyadi Mahmud Ambil Formulir Cabup Muba dari Empat Partai

AKURAT.CO SUMSEL Langkah Apriyadi Mahmud dalam maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Musi Banyuasin (Muba) periode 2024-2029 disambut dengan baik oleh berbagai kalangan di Bumi Serasan Sekate.
Apriyadi Mahmud telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Muba dari empat partai politik, yaitu PDIP, PAN, PKB, dan Golkar.
"Saya sebagai warga negara tentunya berhak untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Muba. Saya sudah mengambil formulir dari empat partai, PDIP, PAN, PKB, dan Golkar. Apakah akan diusung atau tidak, itu akan diputuskan nanti. Yang terpenting saat ini adalah mengambil formulir pendaftaran," ungkap Apriyadi, Jumat (26/4/2024).
Menurut Pj Bupati Muba periode 2022-2024, langkah pengambilan formulir dan pendaftaran ini merupakan bagian dari proses seleksi yang dilakukan oleh partai politik dalam mencari calon potensial untuk diusung sebagai calon bupati.
Calon yang memiliki elektabilitas tinggi dan potensi akan diunggulkan oleh partai politik dalam kompetisi nanti.
"Kami optimis akan diusung oleh parpol tempat kami mengambil formulir, walaupun jumlah calon yang mengambil formulir cukup banyak. Dari apa yang saya amati, mungkin ada sekitar 20 calon yang mengambil formulir di beberapa partai politik," jelasnya.
Baca Juga: Tak Lagi Menjabat Sebagai Pj Bupati, Apriyadi Mahmud Siap Maju sebagai Calon Bupati Muba
Apriyadi menyatakan bahwa partai politik akan menilai elektabilitas calon yang mendaftar sebelum memutuskan untuk mengusungnya. Hingga saat ini, belum ada calon yang resmi diusung oleh partai politik di Muba.
Namun, Apriyadi yakin bahwa dirinya memiliki elektabilitas yang baik dan berpotensi untuk dipilih oleh partai politik.
"Belum ada calon yang kuat saat ini, tapi kami sudah melakukan komunikasi awal dengan partai politik. Pada dasarnya, partai politik akan melakukan survei untuk menentukan calon yang akan diusung. Hasil survei akan mencerminkan siapa yang akan diusung oleh partai politik," tambahnya.
Apriyadi juga menyatakan bahwa saat menjabat sebagai Pj Bupati Muba selama hampir dua tahun, dirinya telah mengunjungi 90 persen desa di Muba secara langsung.
Ia mengakui bahwa ada desakan dan dukungan yang tinggi dari masyarakat serta beberapa permasalahan penting yang perlu diselesaikan.
"Selama menjabat, saya sudah merasakan desakan dan dukungan yang tinggi dari masyarakat, serta ada beberapa permasalahan krusial yang harus segera diselesaikan," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









