Cuaca Panas Palembang Bikin Was-was saat Berpuasa, Begini Penjelasan BMKG

AKURAT.CO SUMSEL Beberapa hari terakhir ini cuaca di Kota Palembang terasa panas. Meskipun terkadang diselingi dengan hujan singkat dan segera berubah cerah kembali.
Lalu, fenomena cuaca apa yang sedang melanda Kota Palembang ini. Menyikapi hal itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas 1 Sumsel, Wandayantolis mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan masih dalam periode musim hujan meskipun cuaca terasa panas saat ini.
"Walaupun saat ini terjadi gangguan sementara penurunan potensi hujan akibat tarikan massa udara oleh Siklon Tropis 18S, secara umum pada akhir Maret diharapkan terjadi peningkatan hujan," ujarnya pada Jumat (15/3/2024).
Menurut Wandayantolis, udara panas yang dirasakan saat ini terkait dengan posisi matahari yang berada di atas Sumatera Selatan.
Suhu udara diperkirakan akan mencapai puncak maksimum pada akhir Maret hingga awal April karena pergerakan semu matahari menuju ke utara.
"Walaupun kenaikan suhu masih dalam batas normal, namun secara umum perlu diwaspadai potensi banjir dan tanah longsor," ungkapnya.
Wandayantolis juga menyebutkan bahwa peningkatan suhu udara disertai dengan tingginya kelembapan udara akibat potensi curah hujan yang tetap tinggi, yang menyebabkan naiknya indeks "kesumukan" yang membuat suhu udara terasa lebih panas dari biasanya.
Kondisi ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi yang dapat membuat aktivitas menjalankan puasa menjadi kurang nyaman.
"Oleh karena itu, perlu diantisipasi dengan konsumsi air yang cukup saat berbuka dan sahur," katanya.
"Diperlukan juga antisipasi terhadap potensi peningkatan curah hujan untuk mengurangi risiko dampak dari potensi bencana hidrometeorologis," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









