Banyak Muka Baru, ini 8 Anggota DPR RI Sumsel I

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) telah menyelesaikan Pleno di tingkat provinsi, menetapkan 17 wakil Sumsel yang akan duduk di DPR RI.
Komposisi tersebut terdiri dari wajah lama dan nama-nama baru yang siap mewakili suara rakyat.
Dalam hasil penghitungan suara yang diumumkan oleh KPU Sumsel, terungkap bahwa Partai Golkar berhasil meraih 2 kursi di Dapil Sumsel I dengan perolehan suara mencapai 470.829 suara.
Hal ini membuat dua caleg Golkar, Kahar Muzakir dan Yudha Novanza Utama, siap memasuki Senayan untuk mewakili masyarakat Sumsel.
Namun, nasib kurang baik dialami oleh Partai NasDem. Meskipun memperoleh suara besar, NasDem hanya mampu meraih 1 kursi di masing-masing Dapil, karena suaranya setelah dibagi tiga tidak memenuhi angka untuk mendapatkan 2 kursi.
Caleg NasDem, Fauzi Amro, harus menerima kenyataan bahwa suaranya sebesar 427.494 suara belum cukup untuk mengamankan kursi kedua di Senayan.
Berikut jumlah suara partai, 8 kursi dan Caleg di Dapil Sumsel I yang akan menuju Senayan:
1. Golkar: 470.829 suara dapatkan 2 kursi
– Kahar Muzakir sebanyak 185.597 suara
– Yudha Novanza Utama sebanyak 123.382 suara
2. NasDem: 427.494 suara dengan 1 kursi
– Fauzi Amro sebanyak 281.499 suara
3. Gerindra: 299.754 suara dengan 1 kursi
– Kartika Sandra Desi sebanyak 105.878 suara
4. PDIP: 219.186 suara dengan 1 kursi
– Yulian Gunhar sebanyak 78.317 suara
5. PKB: 201.861 suara dengan 1 kursi
– Prana Putra Sohe sebanyak 103.369 suara
6. PKS: 155.614 suara dengan 1 kursi
– M Iqbal Romzi sebanyak 47.004 suara
7. Demokrat: 143.856 suara dengan 1 kursi
– Ishak Mekki sebanyak 76.475 suara
Jumlah suara sah yang tercatat di Dapil Sumsel I mencapai 2.252.279 suara, sementara suara tidak sah mencapai 233.628 suara, menandakan total partisipasi pemilih sebanyak 2.485.907 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









