Sumsel

BPOM Palembang Sidak Jajanan Sekolah, Pastikan Semua Makanan Sehat

Deni Hermawan | 2 Agustus 2024, 17:00 WIB
BPOM Palembang Sidak Jajanan Sekolah, Pastikan Semua Makanan Sehat

AKURAT.CO SUMSEL Menyusul insiden keracunan yang melibatkan lima siswa SDN 39 Palembang, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palembang intensif melakukan pemeriksaan terhadap jajanan yang dijual di beberapa sekolah dasar di kawasan Seberang Ulu, Jumat (2/8/2024).

BPOM melakukan sidak ke SDN 88 yang terletak di Jalan Jakabaring, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I.

Petugas BPOM tampak teliti memeriksa berbagai jenis jajanan yang dijual di sekolah tersebut, termasuk es pewarna, sosis, telur gulung, cijok, dan es marimas.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keamanan makanan pasca kasus keracunan yang terjadi di SDN 39.

Kepala Sekolah SDN 88, Untung, menyambut baik kedatangan tim BPOM.

“Benar, petugas BPOM melakukan pemeriksaan di sekolah kami. Semua jajanan dalam keadaan baik, namun petugas meminta agar kami meningkatkan pemeriksaan,” ujar Untung.

Ia menambahkan bahwa pihak sekolah akan mengadakan sosialisasi kepada pedagang di sekolah untuk memastikan semua makanan yang dijual memenuhi standar kebersihan dan keamanan.

Baca Juga: Narapidana Tewas Diduga Dianiaya di Rutan Pakjo Palembang, Polisi : Masih Proses Penyelidikan

“Kami akan memanggil semua pedagang untuk diberi arahan agar makanan yang dijual benar-benar bersih dan aman,” tegasnya.

Sementara, Humas BPOM Palembang, Gustini menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Kami memastikan bahwa jajanan yang ada di sekolah aman dari zat kimia berbahaya. Ini adalah upaya kami untuk melindungi anak-anak dari risiko kesehatan,” kata Gustini.

Dalam sidak kali ini kami menyidak jajanan siap saji dan berkemas, yang berkemas kami lihat tanggal kadaluarsa dan kemasannya masih bagus hingga kemasannya.

"Kita tidak menemukan makanan yang mengandung zat-zat berbahaya, hanya saja yang perlu diperhatikan adalah kebersihan dari penjual yang menjual makanan," ungkapnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto