Sumsel

Serapan Anggaran Pemkot Palembang Baru 65 Persen, BPKAD Kejar Target Jelang Akhir Tahun

Maman Suparman | 22 November 2025, 19:00 WIB
Serapan Anggaran Pemkot Palembang Baru 65 Persen, BPKAD Kejar Target Jelang Akhir Tahun

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang masih menghadapi pekerjaan besar menjelang penutupan tahun anggaran. Hingga November 2025, realisasi belanja daerah baru mencapai Rp3,4 triliun dari total pagu APBD sebesar Rp5,3 triliun.

Artinya, sekitar Rp1,9 triliun anggaran belum terserap dan harus dikejar dalam waktu yang semakin terbatas.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palembang, Ahmad Nasir, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan pengajuan pembayaran.

“Waktu memang sangat terbatas, tetapi kami yakin serapan masih bisa meningkat hingga akhir tahun,” ujar Nasir, Sabtu (22/11/2025).

Meski realisasi belanja baru menyentuh 65 persen, Pemkot Palembang mencatat progres positif pada pendapatan daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai 79 persen dari target, atau sekitar Rp4,1 triliun dari total target Rp5,2 triliun.

Baca Juga: DPO Curanmor Ditangkap di Muba, Polisi Ringkus Pelaku yang Gasak Motor Berlabel 'Kunci Nyantol'

Menurut Nasir, capaian tersebut menunjukkan kinerja pendapatan cukup stabil meski berada dalam tekanan penyesuaian APBD Perubahan 2025.

“Dengan sisa waktu sekitar satu setengah bulan, kami optimistis target serapan bisa terus meningkat,” katanya.

Untuk mengejar percepatan, BPKAD menetapkan batas waktu pengajuan pembayaran bagi SKPD. Proses GU (ganti uang) ditetapkan hingga 15 Desember, sementara pembayaran LS (langsung) hanya dilayani sampai 22 Desember. Surat edaran itu telah mendapat persetujuan langsung dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

“Kita harus bekerja ekstra, namun tetap memastikan semua proses sesuai aturan dan kualitas hasil tetap dijaga,” kata Nasir.

Nasir juga mengakui bahwa penyesuaian setelah disahkannya APBD Perubahan masih menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah SKPD. Penyesuaian program, redistribusi anggaran, serta administrasi teknis disebut turut mempengaruhi kecepatan realisasi belanja.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia