Sumsel

BPBD Sumsel Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Maman Suparman | 15 September 2025, 14:53 WIB
BPBD Sumsel Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

AKURAT.CO SUMSEL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, 11–18 September 2025.

Imbauan ini merujuk pada peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumatra, termasuk Sumsel.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan resmi dari BMKG mengenai prospek cuaca sepekan mendatang.

Berdasarkan data tersebut, pada 11–14 September hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumsel, dan Bengkulu.

Baca Juga: Dua Wilayah di Sumsel Masuk Prolegnas, Tunggu Keputusan Pusat

Sementara hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi melanda Riau, Kepulauan Bangka Belitung, serta Lampung.

“Untuk periode 15–18 September, hujan sedang hingga lebat masih akan berlanjut, termasuk di wilayah Sumsel. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” kata Iqbal, Senin (15/9/2025).

Menurut penjelasan BMKG, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari fase negatif Dipole Mode Index (DMI) yang meningkatkan pasokan uap air ke wilayah Indonesia bagian barat, hingga anomali radiasi gelombang panjang (OLR) yang mendukung pembentukan awan hujan di Sumatra. Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer seperti MJO, gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuator juga masih terpantau aktif.

“Di wilayah Sumsel sendiri, labilitas atmosfer dan kelembapan yang tinggi cukup mendukung terbentuknya awan hujan konvektif. Ditambah lagi adanya bibit siklon tropis di Samudra Hindia barat Bengkulu yang memengaruhi pola angin, sehingga meningkatkan peluang hujan deras,” jelas Iqbal.

BPBD Sumsel telah menginstruksikan seluruh BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi dengan aparat desa/kelurahan.

“Kami juga minta masyarakat untuk aktif memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD, serta segera melapor jika terjadi bencana di wilayahnya,” tegasnya.

Iqbal menambahkan, masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor perlu lebih berhati-hati, terutama saat hujan turun dengan durasi lama.

“Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia