Sumsel

1.000 Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM dari Pemprov Sumsel

Haris Ma'ani | 29 Maret 2024, 14:00 WIB
1.000 Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM dari Pemprov Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 1.000 sertifikasi halal secara gratis untuk UMKM di Sumsel telah disiapkan oleh Pemprov Sumsel.

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengimbau pelaku UMKM agar memanfaatkan kesempatan ini dengan segera melengkapi persyaratan pendaftaran sertifikasi halal secara gratis melalui Dinas Koperasi & UKM Provinsi Sumsel.

"Pemberian sertifikat halal pada produk makanan dan minuman amat penting, agar konsumen muslim terlindungi terhadap produk yang non halal,” kata Fatoni, Kamis (29/3/2024).

Fatoni menekankan pentingnya sertifikasi halal dalam produksi makanan dan minuman, terutama di Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar kedua di dunia, mencapai 86,7%.

Data menunjukkan bahwa di Provinsi Sumsel sendiri, pada tahun 2022, sekitar 94,24% dari total penduduknya adalah muslim.
Hal ini membuat sertifikasi halal menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen muslim yang semakin meningkat.

Fatoni mendukung terhadap pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Sumsel, yang mencakup sektor-sektor seperti keuangan, fashion, kuliner, pariwisata, dan lainnya.

Dirinya memandang para pelaku UMKM dan pondok pesantren sebagai motor penggerak ekonomi syariah yang dapat mendukung terwujudnya ekosistem halal value chain yang memiliki daya saing tinggi.

Baca Juga: Pj Gubernur Agus Fatoni yakin Proyek Strategis Nasional di Sumsel Berjalan Dengan Lancar

"Pemprov Sumsel mengapresiasi upaya, komitmen, dan peran nyata Bank Indonesia dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah yang secara konsisten dan berkesinambungan melakukan upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, baik di pusat maupun di Provinsi Sumsel. Salah satunya adalah acara Syariah Festival Sriwijaya yang merupakan bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2024," katanya.

Untuk mewujudkan ekosistem halal yang berdaya saing tinggi, diperlukan integrasi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Koordinasi antar pemangku kebijakan, dukungan regulasi, dan insentif pemerintah dianggap penting untuk mengembangkan industri halal yang dapat memenuhi kebutuhan halal lifestyle masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Sumatera Selatan. Ke depan, kami berharap Pemerintah Provinsi Sumsel dapat terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, perbankan syariah, instansi terkait, akademisi, praktisi, serta penggiat ekonomi dan keuangan syariah untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah ini," katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Ricky P. Gozali, menegaskan pentingnya konsistensi dalam mempromosikan produk dan kegiatan terkait ekonomi syariah di daerah tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa Syariah Festival Sriwijaya akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, termasuk perlombaan, seminar, sertifikasi produk halal, expo produk dan layanan keuangan syariah, serta fasilitas matching bisnis.

"Berbagai kegiatan yang menarik akan ditampilkan dalam rangkaian kegiatan Safari 2024. Ini termasuk perlombaan, seminar, sertifikasi dan konsultasi produk halal, serta Expo dan produk layanan keuangan syariah, UMKM, dan fasilitas untuk menghubungkan bisnis dengan berbagai kegiatan," tutupnya. *

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto