Sumsel

Curhatan Satlantas Palembang Usai Videonya Viral Dipukul Sopir Truk Saat Menilang

Maman Suparman | 12 September 2025, 15:14 WIB
Curhatan Satlantas Palembang Usai Videonya Viral Dipukul Sopir Truk Saat Menilang

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota Satlantas Polrestabes Palembang, Aiptu Taufik, dimarahi dan dipukul sopir truk menjadi viral di media sosial.

Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi saat Aiptu Taufik sedang menjalankan tugasnya.

Ditemui oleh awak media, Aiptu Taufik menceritakan kronologi kejadian yang ia alami di Jalan Macan Lindungan, Rabu (10/9/2025).

"Saya sedang bertugas mengatur lalu lintas. Tiba-tiba saya melihat sebuah truk bernopol AE 8357 BF melintas," kata Aiptu Taufik. 

Baca Juga: Viral di Medsos, Anggota Satlantas Palembang Dipukul Sopir Truk Saat Tilang

Aiptu Taufik melihat sopir tidak mengenakan sabuk pengaman, sehingga ia langsung menghentikan laju truk tersebut. Namun, respons yang ia terima tidak seperti yang diharapkan.

"Saya stop. Dia malah marah-marah bilang 'pusing'. Sambil memegang botol air mineral, dia memukul dasbor mobilnya," tutur Aiptu Taufik.

Sopir itu kemudian mengeluarkan ponselnya sambil mengancam akan memviralkan Aiptu Taufik.

Dalam kondisi panik, Aiptu Taufik juga mengeluarkan ponsel dan mengecek nopol di bagian belakang truk. Ia terkejut karena nopol belakang truk tidak terpasang.

"Ketika saya kembali ke depan, sabuk pengamannya sudah dipakai. Saya belum sempat menanyakan kelengkapan lain seperti SIM dan STNK. Setelah marah-marah, sopir itu langsung tancap gas meninggalkan saya," tambahnya.

Aiptu Taufik mengaku terpukul setelah mengetahui kejadian itu menjadi viral. Ia diberitahu oleh rekan-rekannya tentang video yang beredar.

Ia menegaskan bahwa saat itu dirinya benar-benar sedang menjalankan tugasnya dan memang bertugas di pos Macan Lindungan. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia