Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji 2026

AKURAT.CO SUMSEL- Al Aqsha Travel terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan jaringan pemasaran melalui penyelenggaraan Akademi Marketing Haji 2026.
Kegiatan perdana yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan edukasi dan pembekalan kepada para mitra serta tenaga pemasaran mengenai penyelenggaraan ibadah haji khusus.
Program akademi ini dirancang sebagai wadah pembelajaran bagi para mitra marketing agar memiliki pengetahuan yang lebih mendalam mengenai industri perjalanan ibadah haji.
Dalam kesempatan ini, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik produk haji khusus, mekanisme pendaftaran, pelayanan jemaah, serta cara membangun komunikasi yang baik dengan calon jemaah.
Direktur Al Aqsha Jisru Dakwah, Christ Maharani Handayani, mengatakan bahwa tujuan utama Akademi Marketing Haji adalah memberikan edukasi kepada para mitra mengenai perbedaan penyelenggaraan haji khusus dengan haji reguler.
Menurutnya, pemahaman tersebut sangat penting agar tenaga pemasaran tidak sekadar menawarkan produk, tetapi juga mampu memberikan penjelasan yang benar kepada masyarakat.
“Fokus kami lebih kepada edukasi kepada teman-teman mitra dan marketing bahwa haji khusus itu berbeda dengan haji reguler. Perbedaannya perlu dijelaskan secara menyeluruh agar mereka benar-benar memahami produk yang ditawarkan dan bisa memberikan informasi yang benar kepada calon jemaah,” ujar Christ Maharani Handayani saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Jalan Pal Batu Raya, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis lalu.
Ia menjelaskan, tenaga marketing haji memiliki peran penting sebagai penghubung antara penyelenggara perjalanan ibadah dengan masyarakat. Karena itu, kemampuan komunikasi, penguasaan informasi, integritas, dan pemahaman terhadap prosedur penyelenggaraan haji menjadi bekal utama yang harus dimiliki setiap mitra pemasaran.
Pelaksanaan perdana Akademi Marketing Haji 2026 mendapatkan respons positif dari para peserta. Al Aqsha Travel pun berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai program pembinaan rutin setiap hari Rabu, yang akan dilaksanakan di kantor Edi Peni Travel atau Al Aqsha Jisru Dakwah.
Dengan demikian, para mitra memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pemasaran secara berkelanjutan.
Christ Maharani Handayani berharap, melalui program akademi ini akan terbentuk jaringan tenaga pemasaran haji yang profesional, kompeten, dan amanah. Lebih dari sekadar meningkatkan pencapaian bisnis, program tersebut diharapkan mampu memperkuat edukasi masyarakat serta membangun kepercayaan calon jemaah dalam merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Daftar 10 Jemaah Bisa Dapat Bonus Porsi Haji, Al Aqsha Travel Perkenalkan Program Menarik bagi Mitra Marketing
Al Aqsha Travel memperkenalkan program pemasaran menarik bertajuk “Daftar 10 Bisa Haji” sebagai bentuk apresiasi kepada para mitra dan tenaga marketing yang berhasil mengembangkan jaringan jemaah haji khusus. Melalui program tersebut, mitra marketing yang berhasil mendaftarkan 10 jemaah berkesempatan memperoleh bonus berupa porsi haji untuk dirinya sendiri.
Program ini diperkenalkan dalam kegiatan perdana Akademi Marketing Haji 2026 yang berlangsung pada Rabu (4/11/2026) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Kehadirannya menjadi salah satu daya tarik dalam pembinaan mitra pemasaran sekaligus membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha di bidang pemasaran perjalanan ibadah haji.
Direktur Al Aqsha Jisru Dakwah, Christ Maharani Handayani, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memberikan motivasi dan penghargaan kepada mitra marketing yang berhasil mencapai target pendaftaran jemaah.
Menurutnya, keberhasilan mengajak masyarakat untuk mendaftar haji khusus tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mitra untuk mendapatkan apresiasi atas kerja kerasnya.
“Kalau mitra marketing berhasil mendapatkan 10 jemaah, mereka bisa memperoleh bonus berupa porsi haji. Tetapi kalau tidak ingin mengambil porsi haji, tersedia alternatif fee marketing sebesar 1.500 dolar AS yang dapat diambil secara tunai setelah jemaah yang didaftarkan menyelesaikan pelunasannya,” ungkap Christ Maharani
Menurut Christ Maharani Handayani, pilihan bonus tersebut memberikan fleksibilitas kepada mitra marketing untuk menentukan bentuk apresiasi yang diinginkan.
Mereka dapat memilih kesempatan memperoleh porsi haji bagi dirinya sendiri atau mengambil fee marketing dalam bentuk uang tunai sesuai ketentuan program yang berlaku di perusahaan.
Ia menambahkan, program “Daftar 10 Bisa Haji” mendapatkan tanggapan positif dalam sosialisasi perdana Akademi Marketing Haji 2026.
Al Aqsha Travel berharap program tersebut dapat mendorong semakin banyak mitra untuk bergabung dan mengembangkan jaringan pemasaran, sekaligus memperluas informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji khusus kepada masyarakat.
Christ Maharani Handayani menegaskan, Al Aqsha Travel ingin membangun pola kemitraan yang memberikan manfaat bagi semua pihak. Dengan adanya program apresiasi ini, para mitra diharapkan semakin termotivasi untuk bekerja secara profesional, memberikan informasi yang transparan, dan mengedepankan pelayanan kepada calon jemaah. Seluruh pemberian bonus tetap mengacu pada persyaratan dan ketentuan tertulis perusahaan.
Permudah Masyarakat Daftar Haji Khusus, Al Aqsha Travel Gandeng BSI, Danamon dan CIMB Niaga
Al Aqsha Travel terus mengembangkan layanan untuk membantu masyarakat mempersiapkan perjalanan ibadah haji khusus. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Danamon, CIMB Niaga, serta Amitra, untuk menghadirkan alternatif fasilitas pembiayaan pendaftaran maupun pelunasan haji sesuai ketentuan masing-masing lembaga.
Direktur Al Aqsha Jisru Dakwah, Christ Maharani Handayani, menjelaskan bahwa fasilitas pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu calon jemaah yang ingin segera memulai proses pendaftaran haji khusus tanpa harus menunggu seluruh dana terkumpul.
Dengan adanya alternatif pembiayaan, masyarakat memiliki pilihan untuk mengatur kesiapan keuangan sesuai kemampuan dan ketentuan lembaga pembiayaan.
Menurut Christ, ketersediaan dana menjadi salah satu faktor penting dalam proses pendaftaran haji. Tidak sedikit calon jemaah yang membutuhkan waktu untuk mengumpulkan dana pendaftaran, sehingga fasilitas pembiayaan dapat menjadi alternatif untuk membantu mempercepat proses administrasi dan memperoleh nomor porsi sesuai prosedur yang berlaku.
“Untuk pembiayaan pendaftaran haji khusus, persyaratan awal yang diperlukan antara lain KTP, kartu keluarga, dan buku nikah apabila pengajuan dilakukan bersama pasangan. Nilai pembiayaan yang kami sosialisasikan sebesar 4.000 dolar AS. Selain itu, ada juga fasilitas pembiayaan pelunasan bagi jemaah yang sudah memperoleh hak pelunasan dari pemerintah,” jelas Christ Maharani Handayani
Ia menerangkan bahwa fasilitas pembiayaan tidak hanya berkaitan dengan pendaftaran awal, tetapi juga dapat menjadi alternatif bagi jemaah yang telah mendapatkan kesempatan pelunasan biaya haji.
Dalam kondisi tersebut, ketersediaan dana menjadi penting karena penyelenggara dan jemaah harus mempersiapkan berbagai kebutuhan keberangkatan, termasuk administrasi, akomodasi, transportasi, dan pelayanan selama berada di Tanah Suci.
Christ Maharani Handayani menambahkan, pilihan jangka waktu cicilan pembiayaan mengikuti ketentuan masing-masing lembaga keuangan, dengan pilihan tenor yang disosialisasikan mulai dari satu hingga sepuluh tahun.
Besaran angsuran disesuaikan dengan nilai pembiayaan, jangka waktu, dan kesepakatan yang berlaku. Sementara itu, persetujuan pengajuan sepenuhnya menjadi kewenangan bank melalui proses analisis dan penilaian terhadap calon penerima pembiayaan.
Melalui kerja sama tersebut, Al Aqsha Travel berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses informasi dan alternatif pembiayaan untuk merencanakan ibadah haji khusus.
Christ Maharani Handayani menegaskan bahwa kemudahan pembiayaan harus tetap disertai pemahaman terhadap kewajiban angsuran, biaya, akad, serta ketentuan yang berlaku. Dengan perencanaan keuangan yang matang dan informasi yang transparan, calon jemaah diharapkan dapat mempersiapkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci secara lebih terukur dan bertanggung jawab. (RIl)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Minta Pelamar Mulai Persiapkan Diri
- 25 Fakta Terbaru Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Minta Uji Forensik Ulang
- 3Cara Cek BSU Kemnaker Pakai KTP, Bantuan Rp900.000 Siap Cair November 2026
- 4Samsung Ungkap Rahasia Galaxy Z Fold8 Bobot 201 Gram, Layar Lipat Lewati 100 Pengujian
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 November 2026: Ada Kabar Baik soal Karier dan Asmara
- 6Hasil Pemilu Sela Amerika Serikat: Demokrat Menang Telak Kuasai Kongres AS, Bagaimana Nasib Trump?
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 November 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 8Harga Emas Perhiasan Naik hingga Rp200 Ribu, Tembus Rp13,9 Juta per Suku
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





