Sumsel

Akan Ada Gerhana Matahari Terlama pada 2027, Catat Tanggal dan Jalur Lintasannya

Septiyanti Dwi Cahyani | 14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Akan Ada Gerhana Matahari Terlama pada 2027, Catat Tanggal dan Jalur Lintasannya
Ilustrasi gerhana matahari total - NASA+

AKURAT. CO SUMSEL - Gerhana Matahari Total (GMT) menjadi salah satu fenomena langit yang dapat diamati pada 2027.

GMT disebut akan terjadi pada 2 Agustus 2027.

NASA Eclipse Data melaporkan, gerhana Matahari total tersebut akan melintasi sejumlah wilayah di Eropa, Afrika Utara, dan Timur Tengah.

Baca Juga: Uji Coba Dry Ice Atasi Kabut Asap Sumsel Dimulai Besok, Palembang dan OKI Jadi Fokus

Fenomena ini memberikan kesempatan bagi pengamat yang berada di jalur totalitas untuk menyaksikan seluruh piringan Matahari tertutup oleh Bulan selama beberapa menit.

Apa Itu Gerhana Matahari Total?

Gerhana Matahari total terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga seluruh piringan Matahari tertutup dari sudut pandang pengamat di jalur totalitas.

Selama fase ini, langit dapat terlihat lebih gelap meskipun fenomena berlangsung pada siang hari.

Baca Juga: Erick Thohir Bidik Timnas Indonesia Tembus 100 Besar FIFA, Uji Coba Lawan Yordania Jadi Opsi

Waktu Gerhana Matahari Total 2027

Gerhana Matahari total akan berlangsung pada Senin, 2 Agustus 2027.

Berdasarkan data NASA, gerhana mencapai titik terbesarnya pada pukul 10.07 Universal Time (UT), atau pukul 17.07 WIB.

Pada titik tersebut, fase totalitas berlangsung selama 6 menit 23 detik. Durasi ini merupakan waktu ketika seluruh piringan Matahari tertutup oleh Bulan di lokasi gerhana terbesar.

Baca Juga: Hotspot Sumsel Tembus 28 Ribu Titik dalam 12 Hari, OKI Paling Rawan

Pengamat di lokasi lain yang berada dalam jalur totalitas dapat mengalami durasi berbeda.

NASA juga mencatat magnitudo gerhana sebesar 1,07903.

Nilai tersebut menunjukkan bahwa ukuran tampak Bulan cukup besar untuk menutupi seluruh piringan Matahari saat gerhana total terjadi.

Baca Juga: Kebakaran TPA Sukawinatan Palembang Padam, Titik Api Muncul di Tumpukan Sampah

Jalur Lintasan Gerhana Matahari Total 2027

Menurut perhitungan astronomis, gerhana ini dapat disaksikan di sebagian besar kawasan Semenanjung Arab.

Sementara itu, dampak totalitasnya akan berpusat di wilayah barat Arab Saudi, khususnya di Kota Mekah.

Tak hanya Mekah, fenomena ini juga akan melintasi sejumlah wilayah lain seperti Spanyol Selatan, Maroko dan Mesir serta kota-kota besar yang berada di jalur totalitas seperti Cadiz dan Malaga di Spanyol, Tangier di Maroko, serta Jeddah di Arab Saudi.

Baca Juga: 35 Ton Cadangan Beras Palembang Belum Bisa Disalurkan, Pemkot Siapkan Perda

Kota Luxor di Mesir diperkirakan akan menjadi salah satu destinasi paling populer untuk menyaksikan gerhana ini.

Fenomena ini akan terjadi sekitar 60 kilometer di tenggara kota tersebut, dengan durasi totalitas maksimum selama 6 menit 23 detik.

Gerhana dengan Durasi Terlama

Gerhana Matahari Total Agustus 2027 diprediksi akan berlangsung selama 6 menit 23 detik.

Baca Juga: Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektare, Titik Kebakaran Ada di OKI dan Muba

Durasi tersebut jauh melampaui Gerhana Matahari Total 2026 yang hanya berlangsung selama 2 menit 18 detik, maupun gerhana Amerika Utara pada April 2024 yang terjadi selama 4 menit 28 detik.

Berdasarkan teori, Gerhana Matahari Total terpanjang yang mungkin terjadi adalah sekitar tujuh setengah menit.

Dengan syarat, Matahari harus berada di titik apogee, Bulan di titik perigee, dan jalur totalitas harus melintasi ekuator.

Baca Juga: El Nino Berkepanjangan, Sumsel Datangkan 23 Ton Bawang Merah dan 38 Ton Cabai dari Luar Daerah

Kombinasi ini sangat jarang terjadi bersamaan, namun Gerhana Matahari Total 2027 nantinya mendekati kondisi ideal tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.