Sumsel

Kebakaran TPA Sukawinatan Palembang Padam, Titik Api Muncul di Tumpukan Sampah

Kurnia | 13 Oktober 2026, 18:58 WIB
Kebakaran TPA Sukawinatan Palembang Padam, Titik Api Muncul di Tumpukan Sampah
Ilustrasi

AKURAT.CO, SUMSEL Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, Kota Palembang, Sumatera Selatan, berhasil dipadamkan pada Senin (12/10/2026) malam. Meski tidak meluas, penyebab munculnya titik api di tumpukan sampah tersebut masih dalam penyelidikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Akhmad Mustain, mengatakan kebakaran diketahui setelah beredarnya video yang memperlihatkan kepulan asap di kawasan TPA Sukawinatan, Kecamatan Sukarame, sekitar pukul 20.30 WIB.

Setelah menerima laporan, tim internal TPA langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pemadaman.

"Dari hasil pengecekan di TKP kejadian tersebut hanya berupa munculnya kepulan asap dan titik api kecil (hotspot) pada tumpukan sampah di zona yang tidak aktif, dengan luas area terdampak kurang lebih 20 meter persegi," kata Mustain, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke zona pembuangan sampah lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil akibat kejadian tersebut.

Asap yang muncul juga dipastikan tidak menyebar hingga ke permukiman warga karena titik api segera ditangani.

Meski api telah padam, petugas pemadam tetap disiagakan untuk melakukan pendinginan dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api dari bara yang masih tersisa di dalam tumpukan sampah.

Baca Juga: 35 Ton Cadangan Beras Palembang Belum Bisa Disalurkan, Pemkot Siapkan Perda

Mustain menjelaskan, penyebab kebakaran masih ditelusuri. Dugaan sementara, titik api muncul akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga memicu gas metana di dalam tumpukan sampah.

Namun, pihaknya meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

"Dugaan sementara, munculnya titik api disebabkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang memicu gas metan dari dalam tumpukan sampah. Kami mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab sebelum ada hasil resmi," ujarnya.

Patroli dan Penyiraman Ditingkatkan

Sebagai langkah pencegahan, DLH Kota Palembang mengaku telah melakukan patroli rutin di kawasan TPA Sukawinatan, terutama pada pagi, sore, dan malam hari.

Petugas juga melakukan penyiraman secara rutin untuk mengantisipasi munculnya titik api di tumpukan sampah.

"Kami rutin patroli pagi, sore dan malam. Kita juga sering melakukan penyiraman. Saat ini setiap hari kita lakukan penyiraman buat antisipasi," kata Mustain.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran berulang, terutama di tengah potensi munculnya api dari tumpukan sampah yang mengandung gas metana.

DLH memastikan pemantauan tetap dilakukan untuk menjaga kondisi TPA Sukawinatan tetap aman dan mencegah kebakaran serupa kembali terjadi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia