Sumsel

Erick Thohir Bidik Timnas Indonesia Tembus 100 Besar FIFA, Uji Coba Lawan Yordania Jadi Opsi

Kurnia | 13 Oktober 2026, 21:00 WIB
Erick Thohir Bidik Timnas Indonesia Tembus 100 Besar FIFA, Uji Coba Lawan Yordania Jadi Opsi
Timnas Indonesia. - Instagram @timnasindonesia

AKURAT.CO SUMSEL –mKetua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia menembus 100 besar ranking FIFA sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2030.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, PSSI berencana memaksimalkan agenda FIFA Matchday dengan menghadapi tim-tim yang memiliki peringkat lebih tinggi.

Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-116 dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi skuad Garuda untuk terus memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Baca Juga: 35 Ton Cadangan Beras Palembang Belum Bisa Disalurkan, Pemkot Siapkan Perda

Erick menegaskan, peningkatan peringkat tidak bisa dilepaskan dari konsistensi hasil pertandingan internasional dan keberanian menghadapi lawan yang lebih kuat.

"Kami tentu untuk Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa menembus ranking 100 besar FIFA," kata Erick Thohir di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026).

Menurut Erick, mengumpulkan poin sebanyak mungkin melalui pertandingan FIFA Matchday menjadi salah satu langkah penting untuk mencapai target tersebut.

"Karena dari statistik, bicara Piala Dunia ranking kita harus terus meningkat, dan coba 100 besar lebih dulu. Memaksimalkan pertandingan di FIFA Matchday, mengumpulkan poin semaksimal mungkin," ujarnya.

Salah satu agenda yang tengah dipertimbangkan PSSI adalah pertandingan tandang melawan Yordania pada FIFA Matchday November 2026.

Yordania saat ini berada di peringkat ke-72 FIFA, jauh di atas Indonesia.

Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026.

Namun, rencana itu belum sepenuhnya dipastikan. PSSI masih memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah sebelum menentukan lokasi dan lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia.

Erick menyebut keselamatan pemain dan staf pelatih menjadi pertimbangan utama dalam menentukan agenda pertandingan internasional mendatang.

PSSI juga membuka kemungkinan mengubah rencana atau mencari alternatif apabila kondisi keamanan tidak memungkinkan.

"Kita tunggu, karena memang ada kendala di Timur Tengah cukup mengkhawatirkan, jadi keselamatan semua pemain dan pelatih terpenting," kata Erick.

"Ada beberapa opsi apakah Timur Tengah atau revisi, karena situasi. Masih ada kejadian yang mengkhawatirkan di sana," lanjutnya.

Baca Juga: Hotspot Sumsel Tembus 28 Ribu Titik dalam 12 Hari, OKI Paling Rawan

Selain mengejar poin ranking FIFA, PSSI ingin meningkatkan pengalaman Timnas Indonesia saat bermain di kandang lawan.

Dari 12 pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia pada era pelatih John Herdman sejak awal 2026, sebanyak 10 pertandingan berlangsung di kandang sendiri.

Sementara itu, dua laga lainnya dimainkan di markas lawan saat menghadapi Timor Leste dan Singapura pada ajang Piala AFF 2026.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan PSSI ingin memberikan lebih banyak kesempatan kepada skuad Garuda untuk merasakan atmosfer pertandingan tandang.

Erick menilai, kemampuan beradaptasi dengan tekanan suporter lawan, kondisi stadion, dan situasi pertandingan di luar negeri menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan internasional.

Terlebih, kualifikasi Piala Dunia 2030 dijadwalkan mulai bergulir pada September 2027.

"Kualifikasi Piala Dunia 2030 akan dimulai bulan September tahun depan. Jadi ranking itu sangat penting. Laga di bulan November mendatang adalah away, supaya tim kita terbiasa bermain baik itu home dan away," ujar Erick.

Erick juga memberikan kepercayaan kepada pelatih John Herdman untuk menguji kemampuan Timnas Indonesia menghadapi negara-negara dengan kualitas dan peringkat FIFA yang lebih tinggi.

Menurutnya, menghadapi lawan yang lebih kuat merupakan bagian dari proses evaluasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas permainan tim.

"Pelatih John Herdman cukup berani dan kalau bisa menghadapi lawan yang lebih tinggi peringkatnya," kata Erick.

Dengan target menembus 100 besar FIFA, Timnas Indonesia dituntut menjaga konsistensi kemenangan sekaligus meningkatkan kualitas lawan dalam pertandingan internasional.

Agenda FIFA Matchday November 2026 pun menjadi salah satu momentum penting bagi skuad Garuda untuk melanjutkan perkembangan setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Meski demikian, kepastian pertandingan tandang yang direncanakan berlangsung di Yordania masih menunggu perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah serta keputusan lanjutan PSSI.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia