Sumsel

8 Korban Tragedi Pesawat ATR42 500 Ditemukan, 2 Teridentifikasi, Ini Daftarnya

St Shofia Munawaroh | 22 Januari 2026, 14:36 WIB
8 Korban Tragedi Pesawat ATR42 500 Ditemukan, 2 Teridentifikasi, Ini Daftarnya

AKURAT. CO SUMSEL - Pencarian korban tragedi jatuhnya pesawat ATR42 500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026) hingga kini masih terus dilakukan.

Hingga hari keenam, Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan delapan jenazah korban di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

Berdasarkan keteranga Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, seluruh jenazah ditemukan dalam jarak yang relatif berdekatan dari titik penemuan korban pertama, yakni sekitar 50 meter dari lokas penemuan awal.

Baca Juga: Emas Antam di Marketplace Tembus Rp3 Juta per Gram, Pengamat Singgung Masa Jabatan Trump

Lokasinya berada di area lereng Gunung Bulusaraung.

Enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 tersebut akan segera dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

Setelah proses pengambilan dari lokasi, jenazah akan dibawa ke posko induk sebelum diteruskan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi. 

Baca Juga: Bocoran Xiaomi 18, Bakal Usung Kamera Periskop 5x dan Chipset Snapdragon Generasi Terbaru

2 Jenazah Korban Berhasil Diidentifikasi

Sementara itu, dari 8 korban, 2 diantaranya sudah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan, mereka diantaranya:

1. Florencia Lolita Wibisono (Pramugari) 

Baca Juga: Kerugian Akibat Penipuan Digital di Indonesia Tembus Rp9,1 Triliun

Jenazah Florencia merupakan korban yang ditemukan Tim SAR gabungan pada Senin (19/1/2026).

Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris menyebut identifikasi dilakukan melalui pencocokan data sidik jari, gigi, properti, serta ciri medis.

Kini, jenazah Florencia telah diserahkan kepada keluarga dan diterbangkan ke Jakarta. 

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Melambung Tinggi Mendekati Rp16 Juta per Suku

2. Deden Maulana (Staf Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Jenazah Deden berhasil ditemukan pada Minggu (18/1/2026).

Pada Rabu malam, Tim DVI menyerahkan jenazah Deden kepada pihak keluarga. Rencananya, jenazah diterbangkan dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Jakarta pada Kamis (22/1/2026) pagi. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.