Sumsel

Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan, Waktu Penuh Rahmat dan Pahala Berlipat

Maman Suparman | 5 Maret 2025, 13:00 WIB
Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan, Waktu Penuh Rahmat dan Pahala Berlipat

AKURAT.CO SUMSEL Ramadhan selalu menjadi bulan yang dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia.

Selain sebagai waktu beribadah dan meningkatkan ketakwaan, bulan ini juga menawarkan pahala yang berlipat ganda bagi setiap amal saleh yang dilakukan.

Secara khusus, sepuluh hari pertama Ramadhan disebut sebagai fase penuh rahmat, di mana kasih sayang Allah melimpah bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Dalam ajaran Islam, Ramadhan sering dibagi menjadi tiga fase, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ.

Dalam sebuah riwayat yang disampaikan oleh Salman al-Farisi, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa awal Ramadhan dipenuhi dengan rahmat, pertengahannya penuh dengan ampunan, dan akhirnya merupakan fase pembebasan dari api neraka.

Ini menandakan bahwa sepuluh hari pertama merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk memperoleh limpahan kasih sayang Allah. Tidak hanya melalui puasa, tetapi juga dengan memperbanyak salat, membaca Al-Qur'an, berdzikir, serta bersedekah.

Puasa memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Dalam sebuah hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Allah berfirman bahwa setiap amal manusia akan mendapatkan ganjaran sesuai perhitungannya, kecuali puasa.

Puasa adalah ibadah yang secara langsung akan dibalas oleh Allah dengan pahala yang tidak terbatas.

Ayat dalam Al-Qur'an juga menegaskan bahwa ibadah ini bukanlah sebuah beban, melainkan anugerah yang penuh dengan kemudahan dan keberkahan. Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Sepuluh hari pertama Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Setiap amal baik yang dilakukan akan bernilai lebih besar dibanding hari-hari biasa.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, menjaga hati tetap bersih, serta menanamkan keikhlasan dalam setiap amalan.

Dengan memahami keutamaan sepuluh hari pertama ini, diharapkan setiap Muslim dapat lebih maksimal dalam menjalankan ibadah puasa dan mengisi hari-harinya dengan amal saleh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia