Sumsel

Ditawari Tumpangan Pulang, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas di Gandus Palembang

Deny Wahyudi | 7 November 2026, 13:12 WIB
Ditawari Tumpangan Pulang, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas di Gandus Palembang
Ditawari Tumpangan Pulang, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas di Gandus Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) setelah menerima tawaran tumpangan dari dua orang tak dikenal.

Dalam kejadian tersebut, korban diancam menggunakan senjata tajam dan kehilangan telepon genggam miliknya.

Korban bernama M Fikri Hidayat (19), mahasiswa semester tiga Unsri Indralaya. Peristiwa itu terjadi di Lorong Kedukan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.35 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit handphone Infinix Hot 50. Tidak terima dengan peristiwa yang dialaminya, Fikri didampingi orang tuanya melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang.

Dihadapan petugas, Fikri menceritakan bahwa kejadian bermula saat dirinya pulang kuliah dari kampus Unsri Indralaya. Setibanya di Palembang, ia turun di sekitar Taman Ampera untuk melanjutkan perjalanan pulang menggunakan angkutan umum menuju stasiun LRT.

Baca Juga: Dituding Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Beri Waktu 3 Hari untuk Klarifikasi

Saat sedang menunggu angkutan, dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor menghampirinya. Salah seorang di antaranya sempat meminta uang dengan alasan untuk biaya keamanan.

Namun, permintaan tersebut ditolak korban karena tidak memiliki uang.

Kedua orang itu kemudian menanyakan tujuan korban. Setelah mengetahui Fikri hendak pulang, mereka menawarkan diri untuk mengantarkannya.

Korban yang tidak menaruh curiga menerima tawaran tersebut. Namun, dalam perjalanan, ia justru dibawa ke lokasi yang berbeda dari arah rumahnya.

Setibanya di lokasi kejadian, korban dan kedua orang tersebut turun dari sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian merampas handphone yang sedang dipegang korban.

Pelaku juga mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau sehingga Fikri tidak berani melakukan perlawanan.

"Saya berharap atas adanya laporan saya pelaku ditangkap," harap Fikri.

Sementara itu, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Eko Denny Saputra, membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.

"Laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia