Sumsel

Nostalgia Permainan Tradisional, Hiburan Seru Anak 90-an pada Hari Minggu

Sugeng Wahyudi | 10 Agustus 2024, 22:00 WIB
Nostalgia Permainan Tradisional, Hiburan Seru Anak 90-an pada Hari Minggu

AKURAT.CO SUMSEL Hari Minggu di masa lalu selalu menjadi momen yang dinantikan oleh anak-anak.

Dengan minimnya teknologi canggih seperti smartphone atau video game, anak-anak pada zaman dulu memiliki cara bermain yang sederhana namun penuh keceriaan.

Berbagai permainan tradisional menjadi hiburan utama, menciptakan ikatan sosial yang kuat dan kenangan manis yang tak terlupakan.

Berikut ini adalah beberapa permainan tradisional yang populer dan sering dimainkan pada hari Minggu atau saat liburan:

1. Petak Umpet

Petak Umpet, atau Hide and Seek, adalah permainan yang sangat dikenal di kalangan anak-anak.

2. Engklek

Engklek, atau Hopscotch, adalah permainan yang melibatkan keterampilan melompat. Anak-anak membuat gambar kotak-kotak di tanah atau lantai, lalu melompat dari satu kotak ke kotak lainnya dengan satu kaki, sambil menendang batu kecil.

3. Congklak

Congklak adalah permainan tradisional yang membutuhkan papan congklak dan biji-bijian, seperti kerang atau batu kecil.

4. Bentengan

Bentengan adalah permainan yang melibatkan dua tim yang berusaha merebut benteng lawan. Benteng ditandai dengan tempat tertentu, seperti tiang atau pohon.

5. Kelereng

Kelereng adalah permainan yang melibatkan keterampilan menembak. Pemain berusaha menembak kelereng mereka untuk mengenai kelereng lawan.

6. Galasin (Gobak Sodor)

Galasin, atau Gobak Sodor, adalah permainan yang melibatkan dua tim. Tim-tim tersebut berusaha melewati garis yang dijaga oleh tim lawan.

7. Lompat Tali

Lompat Tali adalah permainan yang melibatkan satu atau dua anak yang memegang ujung tali dan memutarnya di udara.

8. Ular Naga

Ular Naga adalah permainan yang melibatkan barisan anak-anak dengan dua anak sebagai "gerbang" yang membentuk tangan. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
H
Editor
Hermanto