Sumsel

Oleh-Oleh Anti Mainstream Khas Palembang yang Wajib Dicoba Selain Pempek

St Shofia Munawaroh | 5 Januari 2026, 12:00 WIB
Oleh-Oleh Anti Mainstream Khas Palembang yang Wajib Dicoba Selain Pempek

AKURAT.CO SUMSEL - Libur panjang telah usai, saatnya kembali ke rutinitas.

Jangan lupa, bagi Anda yang berlibur ke kota Palembang dan bersiap kembali ke kampung halaman, pastikan untuk membawa oleh-oleh atau cindera mata terbaik.

Selain Pempek, Palembang juga memiliki beragam cindera mata yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk kerabat dan para sahabat.

Baca Juga: Mental Tandang Teruji, Sumsel United Amankan Poin di Markas Persekat Usai Gol Penalti

Mulai dari kuliner yang khas hingga kain songket dengan beragam motif dan makna sejarahnya.

Apa saja? Simak ulasannya berikut ini;

1. Kopi Khas Sumsel

Baca Juga: Gara-gara Janji Komisi Rp88 Ribu, Seorang Gadis di Palembang Harus Kehilangan Jutaan Rupiah

Palembang dan sekitarnya memiliki kekayaan kopi lokal dengan kualitasnya yang sudah mendunia.

Ada dua jenis kopi yang bisa Anda cicipi, yakni kopi dempo dan kopi semendo.

Kopi Dempo dari Pagar Alam dikenal dengan rasa pahit-gurih, aroma kuat, dan tekstur seduhannya yang kental.

Baca Juga: Ironis! Sempat Pantau CCTV, Warga Kalidoni Tak Sadar Motornya Sedang Digondol Maling

Sebagian besar kopi dari Pagar Alam berjenis Robusta dengan varietas unggul seperti Robusta Basemah 1, 2, 3, dan 4 yang punya karakter spicy dan nutty.

Sementara itu, kopi Semendo dari Muara Enim punya warna lebih gelap dan cita rasa yang lebih kuat.

Mayoritas juga berjenis Robusta, namun juga sudah mengembangkan Arabika Semendo yang rasanya lebih asam, sedikit buah, tidak terlalu pahit, dan beraroma seperti brown sugar.

Baca Juga: PSSI Resmi Tunjuk John Herdman, Awal Era Baru Timnas Indonesia

2. Gulo Puan

Gulo puan adalah gula tradisional khas Palembang yang dibuat dari susu kerbau dan gula.

Hasilnya bertekstur serbuk manis dengan rasa legit yang khas.

Baca Juga: Operasi Lilin Musi 2025 Berakhir, Polda Sumsel Lanjutkan Pengamanan Lewat KRYD hingga 5 Januari

Dulu, gulo puan hanya dinikmati oleh kalangan bangsawan.

Namun sekarang mulai diproduksi secara terbatas dan menjadi oleh-oleh istimewa yang sulit ditemukan di tempat lain.

3. Lempok Durian

Baca Juga: Baru Ditinggal Masuk Sebentar, Motor Mahasiswa di Jakabaring Raib Sebelum Sempat Digembok

Bagi Anda penggemar durian dan makanan manis, lempok durian adalah versi khas Palembang dari dodol durian.

Teksturnya padat, rasanya manis legit, dan aroma duriannya terasa kuat.

Lempok biasanya dibungkus dalam plastik atau daun dan bisa tahan cukup lama jika disimpan baik.

Baca Juga: Dinkes Palembang Pastikan Kasus 'Super Flu' Masih Nihil, Masyarakat Diminta Waspada

4. Roti Koing

Roti Koing merupakan roti tradisional berbentuk bulat kecil dengan tekstur keras dan rasa tawar.

Roti ini sangat cocok dinikmati bersama secangkir teh atau kopi, karena teksturnya akan melembut saat dicelupkan.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Rp50 Ribu per Suku di Akhir Pekan

Meski sederhana, roti ini menyimpan kesan nostalgia dan tetap digemari hingga sekarang oleh masyarakat setempat.

5. Kain Songket Palembang

Kain songket Palembang memiliki ciri khas pada motifnya jika dibandingkan dengan kain tradisional lain.

Baca Juga: Wisata Anti Mainstream Palembang, Sensasi Berkuda di Tengah Kota

Motif kain songket Palembang terlihat lebih rumit.

Untuk menghasilkan kain songket Palembang, seorang pengrajin bahkan bisa menghabiskan waktu selama tiga bulan pengerjaan.

Kain songket Palembang memiliki beberapa motif seperti Songket Lepus, Tabur, Bunga-bunga, Limar dan Songket Rumpak.

Harganya bervariasi mulai dari jutaan hingga puluhan bahkan ratusan juta tergantung pada tingkat kesulitan proses pembuatannya. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.