Sumsel

Kerugian Capai Rp65 Juta! Jambret Sadis Sikat Gelang Emas 5 Suku di Jembatan Musi VI Palembang

Maman Suparman | 21 November 2025, 14:00 WIB
Kerugian Capai Rp65 Juta! Jambret Sadis Sikat Gelang Emas 5 Suku di Jembatan Musi VI Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Palembang. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Santi Fitria (31), harus menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah menjadi korban penjambretan di kawasan Jembatan Musi VI, Palembang, pada Minggu sore (16/11/2025).

Gelang emas seberat 5 suku atau setara 33 gram yang melingkar di pergelangan tangan kirinya raib ditarik paksa oleh pelaku yang diduga beraksi seorang diri. 

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Santi, warga Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, tengah melintas di bawah Jembatan Musi VI Palembang menuju kawasan Suro.

Tanpa disadari, ia sudah diintai oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor matik jenis Honda PCX berwarna hitam tanpa plat nomor.

"Kejadiannya sekitar jam 3 sore. Pelaku tiba-tiba memepet saya dari sisi kiri dan langsung menarik gelang yang ada di tangan kiri saya," ungkap Santi saat memberikan keterangan, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga: Emas Perhiasan Palembang Turun Lagi, Ini Rincian Harganya

Aksi kilat pelaku berhasil merampas gelang emas korban yang diperkirakan bernilai fantastis, mencapai Rp65 juta. Kerugian ini berdasarkan taksiran korban terhadap harga emas 5 suku (33 gram) yang terus melonjak tinggi di pasaran.

Usai merampas harta berharga korban, pelaku tancap gas melarikan diri ke arah Seberang Ulu dengan menaiki Jembatan Musi VI. Santi sempat berteriak histeris dan berusaha mengejar, namun kecepatan pelaku membuatnya kehilangan jejak di ujung jembatan.

Untuk membantu proses penyelidikan, Santi berinisiatif memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Sayangnya, identitas pelaku tidak terlihat jelas karena ia mengenakan helm yang menutupi wajah.

"Pelakunya nutup wajah pakai helm, pakai kaus hitam, dan celana pendek. Motornya PCX tanpa plat," jelas Santi, menyebutkan ciri-ciri samar pelaku yang menunjukkan adanya niat jahat terencana.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke SPKT Polda Sumsel. Pihak kepolisian menyatakan masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan memburu pelaku jambret sadis yang beraksi cepat dan berani di tengah keramaian. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia