Sumsel

Hendak Kerja ke Dapur MBG, Pegawai Jadi Korban Begal di Jembatan Musi 6 Palembang

Deny Wahyudi | 30 September 2026, 15:30 WIB
Hendak Kerja ke Dapur MBG, Pegawai Jadi Korban Begal di Jembatan Musi 6 Palembang
Hendak Kerja ke Dapur MBG, Pegawai Jadi Korban Begal di Jembatan Musi 6 Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi korban begal saat hendak berangkat kerja di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Rifqi Rahmadani (24) harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah tiga pelaku yang berboncengan sepeda motor merampas kendaraannya di atas Jembatan Musi 6, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 03.50 WIB.

Korban mengalami patah tulang bahu kanan serta luka lecet pada bagian lutut dan kaki kanan akibat terjatuh setelah sepeda motornya ditabrak dari belakang.

Kasus itu kemudian dilaporkan Yusriani (45), rekan kerja korban, ke Polrestabes Palembang pada Selasa pagi. Saat membuat laporan, Yusriani mengatakan Rifqi masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Subuh kejadiannya. Makanya langsung saya laporkan ke sini, korbannya masih mendapatkan perawatan di rumah sakit," kata Yusriani.

Baca Juga: Dapat Upah Rp2 Juta, Dua Pria Bawa 1,06 Kg Sabu dalam Mobil Diamankan Polisi

Menurut Yusriani, korban saat itu sedang dalam perjalanan menuju dapur MBG dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Ketika melintas di Jembatan Musi 6, korban tiba-tiba didatangi tiga orang yang berboncengan sepeda motor.

Salah satu pelaku kemudian menabrak kendaraan korban dari arah belakang hingga Rifqi kehilangan kendali dan terjatuh.

"Pelaku ini datang tiba-tiba. Langsung menabrak motor teman saya dari belakang, saat itu teman saya katanya terjatuh," ujar Yusriani.

Saat korban sudah terjatuh, para pelaku kemudian mengeluarkan pisau dan mengancam korban. Mereka selanjutnya membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2021 dengan nomor polisi BG-5572-ADR.

"Sudah mengeluarkan pisau mengancam korban, pelaku langsung merampas motor teman saya. Setelah itu kabur," ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp22 juta dari kendaraan yang dibawa kabur para pelaku. Selain patah tulang bahu, korban juga mengalami sejumlah luka lecet.

Yusriani berharap polisi dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap ketiga pelaku. Menurutnya, kejadian itu membuat masyarakat merasa khawatir saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada dini hari.

Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Andi Ardiyansyah membenarkan adanya laporan tersebut.

"Laporan korban sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," kata Andi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia