Sumsel

Dijanjikan Kerja Jaga Pipa Bergaji Rp1,9 Juta, Lansia di Palembang Malah Kehilangan Motor

Deny Wahyudi | 16 September 2026, 15:55 WIB
Dijanjikan Kerja Jaga Pipa Bergaji Rp1,9 Juta, Lansia di Palembang Malah Kehilangan Motor
Dijanjikan Kerja Jaga Pipa Bergaji Rp1,9 Juta, Lansia di Palembang Malah Kehilangan Motor

AKURAT.CO SUMSEL Tawaran pekerjaan sebagai penjaga pipa dengan gaji Rp1,9 juta per bulan berujung petaka bagi Iskandar (60), warga Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Bukannya mendapatkan pekerjaan, sepeda motor Honda Revo Fit miliknya justru dibawa kabur oleh seorang pria yang diduga menggunakan modus penipuan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mayor Zen, Lorong Ampera I, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Iskandar mengatakan, awalnya pria tersebut menegur warga yang sedang membakar sampah di sekitar area pipa. Pelaku menyebut pembakaran di dekat pipa dapat membahayakan.

Setelah berbincang dengan sejumlah warga, pria tersebut kemudian mendatangi rumah Iskandar dan menawarkan pekerjaan sebagai penjaga pipa.

"Awalnya dia marah dan melarang orang yang mau bakar sampah dekat pipa, takut meledak. Terus agak lama dia ngobrol sama tetangga, berjalan datang ke rumah saya. Nawari pekerjaan jaga pipa," ujar Iskandar.

Pelaku menjanjikan gaji Rp1,9 juta setiap bulan. Tawaran tersebut membuat Iskandar tertarik karena membutuhkan pekerjaan dan sebelumnya pernah bekerja sebagai penjaga pipa.

Menurut Iskandar, pria tersebut tampak meyakinkan karena terlihat memahami persoalan pipa gas.

"Dia tidak pakai seragam, hanya pakai jaket hitam dan terlihat meyakinkan karena paham masalah pipa," katanya.

Baca Juga: Polisi Ringkus Anak yang Diduga Gelapkan Mobil Ibu Pensiunan di Palembang

Saat Iskandar sedang menyiapkan berkas lamaran, seorang tetangganya bernama Arka melintas.

Pelaku kemudian turut menawarkan pekerjaan yang sama kepada Arka.

Pelaku lalu mengajak keduanya mengantarkan berkas lamaran ke sebuah rumah yang disebut sebagai tempat untuk melamar pekerjaan.

Mereka bertiga berangkat menggunakan sepeda motor.

Awalnya, pelaku mengendarai Honda Scoopy milik Arka. Namun, di tengah perjalanan, pelaku kemudian beralih mengendarai sepeda motor milik Iskandar.

"Waktu mau beli materai dia naik motor Arka. Tapi pas mau lanjut jalan lagi pakai motor saya. Posisi dia yang bawa, saya dibonceng," ujar Iskandar.

Mereka kemudian tiba di Jalan Mayor Zen, Lorong Ampera I. Pelaku membawa Iskandar menuju sebuah rumah yang disebut sebagai rumah atasannya.

Sementara Arka tertinggal cukup jauh sehingga tidak ikut sampai ke rumah tersebut.

Baca Juga: Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu Temuan Kementan, Harga Capai Rp57.000 per Kg

Setibanya di depan rumah, pelaku meminta Iskandar turun dari motor dan mengetuk pintu.

Iskandar kemudian mengikuti arahan tersebut. Ia turun dan mengetuk pintu rumah.

Seorang perempuan keluar dari rumah tersebut. Namun, perempuan itu justru mengaku tidak mengetahui adanya lowongan pekerjaan.

"Pas sampai sini dia bilang ini rumah bos, ketuk saja pintu. Sudah turun dari motor saya ketuk pintu, ada ibu-ibu keluar. Dia terlihat bingung, katanya di sini tidak ada lowongan kerja," tutur Iskandar.

Saat Iskandar sedang berbicara dengan perempuan tersebut, pelaku ternyata sudah membawa kabur sepeda motornya.

Iskandar pun hanya bisa berjalan kaki untuk pulang ke rumah. Dalam perjalanan, ia bertemu kembali dengan Arka di sekitar Simpang Pusri.

Atas kejadian tersebut, Iskandar telah membuat laporan ke Polsek Kalidoni.

Ia berharap polisi dapat segera mengungkap identitas pelaku dan menemukan kembali sepeda motor miliknya.

Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia